Garap Pasar Australia, Impack Pratama (IMPC) Tambah Modal Anak Usaha
JAKARTA, investortrust.id – PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) menambah modal anak usahanya di Australia, Impackone Pty Ltd, senilai Au$ 5 juta bulan ini. Perseroan bertindak sebagai pemegang 100% saham Impacone.
“Penambahan modal tersebut diharapkan memperkuat struktur permodalan anak usaha perseroan tersebut,” terang Corporate Secretary IMPC Lenggana Linggawati dalam penjelasan resminya di Jakarta, Senin (13/11/2023).
Baca Juga
Saham Impack Pratama (IMPC) Layak Jadi Pilihan, Dua Produk Ini Penopangnya
Perseroan sebelumnya mengungkapkan kenaikan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 340,51 miliar hingga September 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 205,96 miliar.
Pertumbuhan tersebut juga sejalan dengan kenaikan pendapatan perseroan dari Rp 2,028 triliun menjadi Rp 2,08 triliun. Kenaikan juga didukung penurunan beban pokok penjualan dari Rp 1,34 triliun menjadi Rp 1,23 triliun.
Trimegah Sekuritas dalam rise terakhirnya menyebutkan bahwa saham IMPC menunjukkan pertumbuhan penjualan yang pesat didukung inovasi produk dan ekspansi pabrik. PVC plafon dan atap rumah akan menjadi produk pendongkrak performa kinerja perseroan dalam beberapa tahun ke depan.
Trimegah Sekuritas memperkirakan laba bersih perseroan berpotensi melesat menjadi Rp 407 miliar tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 308 miliar. Begitu juga dengan proyeksi laba tahun depan diprediksi meningkat menjadi Rp 519 miliar.
Baca Juga
Sedangkan pendapatan Impack Pratama (IMPC) diharapkan melesat menjadi Rp 3,74 triliun tahun ini, dibandingkan perolehan tahun lalu Rp 3,04 triliun. Sedangkan pendapatan tahun depan diharapkan melesat menjadi Rp 4,57 triliun.
“Perseroan menunjukkan potensi pertumbuhan pesat dari segmen pasar produk plafon rumah setelah meluncurkan produk uPVC Adaron. Produk ini akan membidik besarnya pasar plafon perumahan dan menggantikan gypsum,” terang analis Trimegah Sekuritas Willinoy Sitorus.

