Bank IBK (AGRS) Cetak Lompatan Laba 77,17%
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) membukukan lompatan laba bersih tahun berjalan sepanjang 2023 sebanyak 77,17% menjadi Rp 183,29 miliar, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 103,45 miliar.
Lompatan tersebut berimbas terhadap peningkatan laba per saham perseroan dari semula Rp 4,76 menjadi Rp 5,76 per saham.
Manajemen AGRS dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (14/3/2024), menyebutkan bahwa lompatan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan pesat pendapatan bunga dari Rp 784,05 miliar menjadi Rp 1,26 triliun tahun 2023. Meski demikian beban bunga ikut naik dari Rp 276,29 miliar menjadi Rp 776,29 miliar.
Baca Juga
Saham Emiten Rumah Sakti Mayapada (SRAJ) Lagi-lagi Melesat, Simak Kembali Target Ini
Namun beban operasional perseroan justru meningkat dari Rp 330,07 miliar menjadi Rp 375,95 miliar. Hal ini menjadikan laba operasional perseroan naik dari Rp 92,91 miliar menjadi Rp 176,59 miliar. Sedangkan beban operasiona
Bank IBK (AGRS) sebelumnya telah mengantongi restu pemegang saham untuk menggelar aksi korporasi berupa penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau right issue ke VI. Perusahaan berencana menerbitkan sebanyak 11,70 miliar saham baru dengan nominal Rp 100 per lembar.
Direktur Bank IBK Lee Dae Sung sebelumnya mengatakan, penambahan modal dengan skema PMHMETD ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan perseroan dalam menghadapi persaingan bisnis ke depannya.
Baca Juga
Bank IBK (AGRS) Dorong Pertumbuhan CASA hingga 40% Tahun Ini
“Sehingga dapat menambahkan kemampuan Perseroan untuk meningkatkan kegiatan usaha, kinerja Perseroan, serta daya saing bisnis dalam dunia perbankan,” ujarnya.
Selain itu, ia berharap, setelah right issue ini, perseroan bisa meningkatkan imbal hasil investasi bagi seluruh pemegang saham. “Diharapkan dengan adanya aksi korporasi ini dapat meningkatkan imbal hasil investasi bagi seluruh pemegang saham Perseroan,” kata Lee.

