Bagikan

Harga Merosot, Market Cap Barito Renewables (BREN) Kembali Disalip Bank Mandiri (BMRI)

JAKARTA, investortrust.id Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) kembali turun dalam pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/11/2023).  Penurunan tersebut menjadikan posisi BREN sebagai emiten dengan market cap terbesar keempat terjungkal dan kembali direbut PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Berdasarkan data BEI, saham BREN turun sebanyak Rp 240 (5,59%) menjadi Rp 4.050. Penurunan tersebut menjadikan market cap emiten Prajogo Pangestu ini susut menjadi Rp 541,83 triliun atau terpental ke peringkat lima.

Baca Juga

Saham GOTO Melesat 26,78% dalam Empat Hari, Simak Target Harga Berikut

Posisi keempat kembali direbut Bank Mandiri (BMRI) dengan market cap Rp 545,15 triliun setelah harga sahamnya menguat Rp 250 (4,42%) menjadi Rp 5.900. Kemarin, BREN juga telah terjungkal dari posisi ketiga oleh PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik Low Tuck Kwong.  

Tak hanya itu, dari empat saham perusahaan milik Prajogo Pangestu, penurunan paling dalam melanda saham BREN. Sedangkan penurunan lainnya melanda saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebanyak Rp 20 (1,96%) menjadi Rp 1.000. 

Baca Juga

Top! Market Cap Emiten Prajogo Pangestu (BREN) Ini Salip Bayan (BYAN) Milik Low Tuck Kwong

Sebaliknya saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) berhasil naik tipis Rp 10 (0,34%) menjadi Rp 2.960 dan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menguat Rp 75 (1,42%) menjadi Rp 5.350.

Berdasarkan data BEI, level tertinggi saham BREN sejak listing pada 9 Oktober 2023 beradai di Rp 4.580. Level penutupan tertinggi tersebut terjadi pada 31 Oktober 2023. 

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024