Dipicu Pendapatan Turun dan Kenaikan Beban Bunga, Laba Alam Sutera (ASRI) Amblas 41,78%
JAKARTA, investortrust.id – PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) mencatatkan penurunan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 41,78% menjadi Rp 637,76 miliar pada 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 1,09 triliun.
Penurunan memicu pelemahan laba per saham dari Rp 55,27 menjadi Rp 32,18 per saham. Sedangkan saham ASRI hari ini ditutup stagnan berada di level Rp 155 per unit.
Baca Juga
Manajemen ASRI dalam rilis laporan kinerja keuanga di Jakarta, Rabu (27/3/2024) menyebutkan, penurunan tersebut sejalan dengan penurunan drastis pendapatan perseroan dari Rp 4,49 triliun menjadi Rp 3,95 triliun.
Sedangkan laba bruto turun dari Rp 2,14 triliun menjadi Rp 2,63 triliun. Begitu juga dengan laba sebelum beban pajak anjlok dari Rp 1,10 triliun menjadi Rp 667,94 miliar.
Baca Juga
Makin Bertumbuh, Henan Putihrai AM Bidik 13 Juta Pemegang Unit Tahun 2024
Penurunan laba juga dipengaruhi atas peningkatan beban bunga dan keuangan dari Rp 871,30 miliar menjadi Rp 960,79 miliar. Namun demikian perseroan berhasil mencatatkan laba selisih kurs menjadi Rp 37,47 miliar pada 2023, dibandingkan rugi selisih kurs tahun 2022 senilai Rp 409,89 miliar.
Alam Sutera (ASRI) juga mencatatkan penurunan total aset dari Rp 22,29 triliun pada 2022 menjadi Rp 22,23 triliun pada 2023. Begitu juga dengan total liabilitas turun dari Rp 11,65 triliun menjadi Rp 10,96 triliun.

