Laba Alam Sutera (ASRI) Melonjak 389% di 2025, Beban Bunga Jadi Penopang
JAKARTA, investortrust.id – PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) berhasil mencatatkan lompatan laba tahun berjalan sebanyak 389% menjadi Rp 318,82 miliar pada 2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 65,13 miliar.
Manajemen ASRI dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/3/2026), menyebutkan bahwa peningkatan tersebut berbanding terbalik dengan pendapatan yang justru turun.
Baca Juga
Kontras dengan Garuda (GIAA), GMFI Catat Lonjakan Pendapatan dan Laba di 2025
Data laporan kinerja keuangan perseroan menyebutkan bahwa pendapatan perseroan turun dari Rp 3,43 triliun pada 2024, dibandingkan tahun 2025 mencapai Rp 2,93 triliun. Laba bruto juga turun dari Rp 1,77 triliun menjadi Rp 1,55 triliun.
Kenaikan laba bersih tersebut didukung atas penurunan pesat beban bunga dan keuangan lainnya dari Rp 815,97 miliar menjadi Rp 665,20 miliar. Begitu juga dengan beban penjualan turun dari Rp 163,25 miliar menjadi Rp 131,34 miliar.
Penurunan beban tersebut berimbas terhadap kenaikan pesat laba sebelum beban pajak dari Rp 79,79 miliar menjadi Rp 318,52 miliar.
Baca Juga
Fitch Naikkan Harga Komoditas 2026, Saham Tambang Berpotensi Menguat
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik dari Rp 55,21 miliar menjadi Rp 313,18 miliar. Peningkatan tersebut menjadikan laba per saham ASRI melambung dari Rp 2,81 menjadi Rp 15,94 per saham.
Total aset ASRI juga meningkat dari Rp 22,01 triliun menjadi Rp 23,15 triliun pada 2025. Total liabilitas juga meningkat dari Rp 10,68 triliun menjadi Rp 11,50 triliun.

