Alam Sutera (ASRI) Bidik Penjualan Rp 2,8 Triliun Tahun 2024
JAKARTA, investortrust.id – PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) menargetkan, marketing sales sebesar Rp 2,8 triliun tahun 2024. ASRI mencatat, pada kuartal I-2024 realisasi penjualan sekitar Rp 575 miliar, naik 98,27% secara year-on-year (yoy) dibandingkan periode sebelumnya Rp 290 miliar.
Hal ini disampaikan Corporate Communication Dept Head ASRI Dewi Yuany saat dihubungi investortrust.id pada Jumat (17/5/2024). Alam Sutera tahun ini berencana membuka klaster-klaster baru di existing land bank, seperti, “Suvarna Sutera” seluas 2.600 hektare (ha) di Pasar Kemis, Tangerang, Banten dan “Escala” kavling komersial seluas 19 di downtown Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan.
“Tahun ini kami akan memiliki beberapa proyek yang akan kami luncurkan untuk Indonesia. Kami akan berkembang terus ke area yang sudah kami persiapkan untuk extension lagi (Alam Sutera tahap 2). Kami juga memiliki Suvarna Sutera, 2.600 hektare di Pasar Kemis (Tangerang), itu juga akan membuka beberapa klaster juga. Demikian juga proyek kami sebuah 19 hektare lahan yang kami sebut Escala,” kata Marketing & Sales Director PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) Lilia Setiprawarti Sukotjo di Aryaduta Hotel, Menteng, Jakarta, Kamis (16/5/2024).
Baca Juga
Alam Sutera (ASRI) Raih The Best Company Investortrust 2024 untuk Sektor Properti dan Real Estate
Lilia juga menyampaikan progres pemakaian land bank yang dimiliki oleh ASRI. Pemakaian Alam sutera tahap 1 kurang lebih di bawah 100 hektare. Yang di tahap 2 ada tambahan (eskalokasi) 400-an hektare.
Luncurkan Klaster Cassia di Ayodhya
Dari sisi peluncuran produk, ASRI telah meluncurkan klaster Cassia di Ayodhya by Alam Sutera. Selain itu, klaster Agra di Suvarna Sutera pada Februari 2024.
Emiten properti ini masih memasarkan beberapa proyek seperti The Gramercy proyek high-end landed houses, Elevee Penthouses and Residences proyek Kondominium, Basanta Cluster proyek Landed houses di Suvarna Sutera, serta Astha Cluster proyek Landed houses di Suvarna Sutera dan Ruko Evergreen di Suvarna Sutera.

