Berkat Lompatan BREN, IHSG Sesi I Naik Tipis
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (17/11/2023), ditutup menguat tipis 4,96 poin (0,07%) menjadi 6.962,97. IHSG bergerak fluktuatif dalam rentang 6.919,63-6.972,80 dengan nilai transaksi Rp 4 triliun.
Baca Juga
Turunkan Ketegangan di Timur Tengah, AS Berharap China Gunakan Pengaruhnya
Penguatan tipis indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor infrastruktur terbang 2,73%, sektor material dasari 0,61%, dan sektor konsumer primer naik 0,17%.
Sedangkan sejumlah sektor saham yang turun lebih banyak, seperti saham sektor industry turun 0,74%, sektor teknologi melemah 0,40%, sektor keuangan 0,22%, sektor energi 0,17%, dan sektor properti 0,15%.
Meski IHSG naik tipis, kedua saham ini menguat auto reject atas (ARA), seperti saham PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) melesat Rp 910 (24,86%) menjadi Rp 4.570 dan PT Pakuan Tbk (UANG) naik Rp 145 (24,79%) menjadi Rp 730.
Baca Juga
Wapres Tekankan Pentingnya Asuransi untuk Memitigasi Risiko Ketidakpastian
Penguatan juga melanda saham PT Indointernet Tbk (EDGE) naik Rp 840 (21,05%) menjadi Rp 4.830, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) naik Rp 360 (21,05%) menjadi Rp 2.070, dan penyumbang utama kenaikan indeks datang dari saham PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) setelah naik Rp 375 (6,58%) menjadi Rp 6.075.
Sebaliknya penurunan terdalam melanda beberapa saham berikut, yaitu saham PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK), PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS), PT Forune Mate Indonesia Tbk (FMII), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), dan PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD).

