Gara-gara Saham FILM, Net Sell Asing Capai Rp 763 Miliar
JAKARTA, Investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 763,08 miliar di seluruh pasar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/9/2023), menguat tipis 2,06 poin (0,03%) menjadi 6.939.
Net sell terbanyak melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT MD Pictures Tbk (FILM) senilai Rp 601,52 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 370,52 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 147,57 miliar, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 70,92 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 68,21 miliar.
Baca Juga
Sektor Teknologi Melorot Sepanjang September, Saham GOTO Memimpin
Sebaliknya lima saham dengan nilai pembelian bersih (net buy) terbesar melanda PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 153,36 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 110,14 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 83,41 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 77,47 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 52,44 miliar.
Terkait kenaikan indeks jelang akhir pekan ini ditopang beberapa sektor saham, yaitu saham sektor transportasi 1,41%, sektor keuangan 0,83%, sektor teknologi 0,61%, dan sektor konsumer primer 0,59%.
Baca Juga
Jelang Listing BREN, Saham BRPT, TPIA, dan CUAN Milik Prajogo Pangestu Ini Melorot Sepekan
Sebaliknya pelemahan melanda beberapa saham berikut, yaitu saham sektor material dasar 1,13%, sektor kesehatan 0,57%, sektor energi 0,48%, dan saham sektor infrastruktur 0,20%.
Lima saham dengan penguatan harga tertinggi, yaitu saham saham PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) melesat hingga auto reject atas (ARA) senilai Rp 62 (24,03%) menjadi Rp 320. Penguata juga melanda saham PT Era Media Sejahtera tbk (DOOH) melesat Rp 23 (23%) menjadi Rp 123.
Kenaikan juga melanda saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) naik Rp 41 (20,81%) menjadi Rp 238, PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) naik Rp 295 (18,97%) menjadi Rp 1.850, dan saham PT Grand House Mulia Tbk (HOMI) menguat Rp 66 (13,92%) menjadi Rp 540.

