Saham ARTO dan GOTO Kompak Melesat, Penguatan bakal Berlanjut?
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) ditutup melesat hingga auto reject Atas (ARA) pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/11/2023). Lompatan yang tak kalah mengesankan juga melanda saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Berdasarkan data BEI, saham ARTO melesat Rp 570 (24,89%) menjadi Rp 2.860. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 2.310-2.860.
Baca Juga
Net Buy Melesat Rp 940,96 Miliar, Asing Borong 4 Saham Bank Besar dan GOTO
Penguatan serupa juga melanda saham GOTO dengan kenaikan mencapai Rp 10 (11,90%) menjadi Rp 94. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 87-94. Level penutupan tersebut menjadi harga tertinggi GOTO sejak 8 September 2023.
Penguatan harga saham bank digital terbesar di Tanah Air dan GOTO tersebut didukung sentimen rumor masuknya TikTok ke Indonesia lewat Tokopedia, segmen e-commerce milik GOTO dan keputusan Bank Indonesia mempertahankan tingkat suku bunga.
Baca Juga
Saham Barito Renewable (BREN) Rebound, Market Cap Kembali ke Posisi Dua
Selain rumor tersebut, penguatan saham ARTO didukung katalis inklusi saham Bank Jago dalam indeks MSCI Small Cap Indonesia. Sejak pengumuman inklusi pada 14 November, harga saham Bank Jago telah melesat 36%.
Tak hanya mencatatkan penguatan, saham GOTO mencatatkan net buy oleh investor asing hingga Rp 153,65 miliar sepanjang hari ini. Sebaliknya saham ARTO mencatatkan penjualan bersih Rp 36,84 miliar.

