IHSG Sepekan Anjlok 2,74%, Ternyata Bukan yang Terendah di ASEAN
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) catatkan penurunan sebanyak 199,565 poin (2,74%) menjadi 7.087,31 pada pekan pertama usai libur panjang lebaran. Faktor utama pemicu serangan Iran ke Israel yang berimbas terhadap bursa saham dunia.
Penurunan tersebut tergolong lebih rendah dibandingkan dengan koreksi sejumlah bursa saham di ASEAN, seperti Indeks Vietnam turun 6,55%, indeks Thailand terkoreksi 4,60%, indeks Filipina atau PSEi turun 3,25%. Sedangkan indeks Singapura Strait Times turun 1,26% dan FTSE Malaysia terkoreksi 0,22%.
Baca Juga
Kuasai Aset Nyaris Seribu Triliun, Kenapa Saham Barito Pacific (BRPT) masih Melempem?
Penurunan besar indeks pekan ini sejalan dengan koreksi hampir seluruh sektor saham, kecuali saham sektor energi naik 1,35%. Sebaliknya penurunan pesat melanda saham sektor teknologi 8,06%, sektor transportasi 6,16%, sektor konsumer non rpimer 5,11%, sektor properti 5,91%, dan sektor keuangan 3,23%.
BEI juga mencatatkan berlanjutnya penjualan bersih (net sell) saham oleh investor asing sepekan ini mencapai Rp 4,511 triliun. Meski net sell, angka tersebut masih lebih rendah dari realisasi net sell sepekan sebelum libur lebaran senilai Rp 11,41 triliun.
Baca Juga
Pada perdagangan saham hari terakhir kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 74,49 (1,11%) menjadi 7.087,32. Pemodal asing mencatatkan transaksi investor asing jual bersih (net sell) saham senilai Rp 838,15 miliar.
Meski demikian, beberapa saham berikut masih mencatatkan net buy saham, seperti melanda saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) senilai Rp 130,81 miliar. Aksi borong tersebut juga berimbas terhadap penguatan harga saham BREN ke level penutupan tertinggi baru sepanjang masa Rp 8.125.
Net buy selanjutnya melanda saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) senilai Rp 33,98 miliar. Tidak seperti bank papan atas lainnya, seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), yang masih cetak penjualan bersih.
Pergerakan IHSG Sepekan

