Bagikan

Sentuh Level Rp 142 Ribu, BEI Akhirnya Gembok Saham Termahal (DSSA)

JAKARTA, investortrust.id – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham (suspensi) PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mulai sesi I pasar saham, Senin (22/01/2024).

Pengumuman suspensi ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Ari. BEI menyebut, suspensi dilakukan seiring terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).

‘’Suspensi dilakukan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor,’’ ujar Aji dan Pande, dikutip Senin, (22/01/2024).

Dikatakan suspensi untuk saham DSSA berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar, agar mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). 

‘’Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,’’ sebut Aji dan Ari.

Sebelumnya, BEI menetapkan pergerakan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA), seiring dengan penguatan harga dalam beberapa hari terakhir. 

Berdasarkan data BEI, saham DSSA telah melambung dari level Rp 80 ribu per saham akhir 2023 menjadi Rp 142.000 per saham pada akhir perdagangan pekan lalu.

Penguatan harga tersebut memperkokoh perseroan sebagai emiten dengan harga saham termahal di BEI saat ini.

Tak hanya menjadi saham termahal, DSSA tercatat sebagai satu-satunya emiten di BEI yang menggenggam saham treasury dengan nilai jumbo.

Perseroan menggenggam saham treasury sebanyak 20% atau setara dengan 154.105.327 juta saham DSSA, nilai saham yang digenggam tersebut setara dengan Rp 17,14 triliun.

Sedangkan bertindak sebagai pemegang saham DSSA, yaitu PT Sinar Mas Tunggal menggenggam sebanyak 59,89% saham DSSA. Sisanya saham treasury sebanyak 20% dan lainnya investor publik.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024