Aksi Profit Taking Mengintai, Cek Peluang pada AMRT, ACES, BBRI hingga JSMR
JAKARTA, investortrust.id – Pasar saham diprediksi rawan dilanda aksi profit taking, setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyentuh level tertinggi baru atau all-time-high, pada Jumat (8/3).
Tim Riset PT Phintraco Sekuritas mengingatkan pelaku pasar untuk mewaspadai penurunan IHSG ke level 7.350 pada perdagangan hari ini, Rabu (13/3).
Bila tekanan jual terus berlanjut, IHSG bahkan berpotensi menyentuh level psikologis 7.300 sebagai support level terdekat saat ini. Sedangkan bila menguat, IHSG bisa menuju titik resistance pada kisaran level 7.400 – 7.430.
Baca Juga
Seiring ramalan pergerakan IHSG tersebut, hari ini Tim Phintraco Sekuritas menyodorkan sejumlah saham sebagai pilihan utama untuk trading hari ini, yaitu: Saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Ace Hardware Tbk (ACES), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR).
Lebih lanjut, Tim Phintraco memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini akan dipengaruhi oleh sejumlah sentimen eksternal. “Pasar mungkin merespon beragam realisasi inflasi di Amerika Serikat (AS),” ujarnya.
Diketahui, inflasi di AS berada di level 3,2% yoy di Februari 2024, lebih tinggi dari perkiraan di 3,1% yoy. Sejalan dengan kondisi tersebut, penjualan ritel AS diperkirakan tumbuh 0,8% mom di Februari 2024 dari koreksi sebesar 0,8% mom pada bulan sebelumnya.
Baca Juga
Meski terdapat indikasi perbaikan konsumsi, data ini dinilai belum cukup signifikan untuk merubah ekspektasi pemangkasan sukubunga acuan oleh the Fed di FOMC Juni 2024.
Sementara dari dalam negeri, data ekonomi terdekat yang berpotensi mempengaruhi IHSG adalah Neraca perdagangan Indonesia (NPI) yang dijadwalkan rilis pada akhir pekan ini, Jumat, 15 Maret 2024.

