IHSG bisa Terkena Aksi Profit Taking, Pantau 4 Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (9/12/2024), diprediksi bergerak bervariasi dengan kecenderunga melemah setelah ditutup melesat tiga hari beruntun.
Reliance Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa secara teknikal, indeks membentuk bullish harami, namun indicator stochastic menunjukkan golden cross pada area overbought. “Pola ini menandakan peluang terjadi profit taking. Sedangkan sejumlah saham pilihan hari ini adalah CUAN, JSMR, EXCL, dan BBTN,” tulis riset tersebut.
Baca Juga
Mendapat Suaka dari Kremlin, Assad Dikabarkan Berada di Moskow
Pergerakan indeks juga dipengaruhi sejumlah data dari pasar luar negeri, seperti Amerika Serikat (AS) merilis data nonfarm payrolss naik sebanyak 227 ribu bulan lalu atau lebih baik dari konsesnsus pasar.
IHSG pekan lalu berhasil melambung sebanyak 3,77% dari 7.114 menjadi 7.382. Penguatan didukung kenaikan mayoritas sektor saham. Sedangkan kapitalisasi pasar melesat 5,60% dari Rp 12 ribu triuliun menjadi Rp 12.673 triliun.
Kenaikan pesat indeks pekan lalu didukung lompatan sejumlah sektor saham lebih dari 4%, seperti saham sektor energi, sektor infrastruktur, dan sektor teknologi. Sektor dengan kenaikan lebih dari 3% dicatatkan saham sektor material dasar dan property.
Baca Juga
IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan, Ada 2 Saham Layak Dilirik Pagi Ini
Penyumbang utama kenaikan indeks pekan lalu datang dari saham-saham kapitalisasi pasar besar, seperti saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melesat 28,3% dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menguat 24,82%.
Berikut empat saham pilihan hari ini:
CUAN
Rekomendasi : buy
Entry level : Rp 7.275 – 7.425
Target : Rp 8.350
Stoploss : Rp 6.975
JSMR
Rekomendasisi : Buy
Entry : Rp 4.520 – 4.580
Target : Rp 4.910
Stoploss :Rp 4.390
EXCL
Rekomendasi : Speculative Buy
Entry : Rp 2.270 – 2.300
Target : Rp 2.430
Stoploss : Rp 2.200
BBTN
Rekomendasi : Speculative Buy
Entry Level : Rp 1.190 – 1.210
Target : Rp 1.330
Stoploss : Rp 1.165

