Saham Medco (MEDC) Cetak Level Tertinggi Sepanjang Masa, Kekayaan Keluarga Panigoro Kian Tebal
JAKARTA, Investortrust.id - Harga saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) berhasil melesat hingga 38,6% sepanjang September 2023 berjalan. Lompatan tersebut menjadikan harga saham MEDC mencapai level tertinggi baru sepanjang masa.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham MEDC melesat Rp 135 (9,96%) menjadi Rp 1.490 pada penutupan perdagangan Kamis (12/9/2023). Saham ini bergerak dalam rentang Rp 1.375-1.555. Penguatan tersebut menjadikan kapitalisasi pasar (market cap) MEDC mencapai Rp 37,32 triliun.
Baca Juga
Penguatan Berlanjut, Market Cap Amman Mineral (AMMN) Bayangi Bayan (BYAN)
Jika dihitung dengan harga penutupan saham MEDC akhir Agustus 2023 level Rp 1.075, maka penguatan harga saham MEDC telah mencapai 38,60% sepanjang September 2023 berjalan. Level penguatan tersebut jauh mengalahkan emiten migas lainnya PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).
Terkait lompatan harga sepanjang September 2023 berjalan, PT Medco Daya Abadi dan Diamond Bridge Pte selaku pemegang saham terbanyak yang paling diuntungkan. Medco Daya Abadi merupakan perusahaan yang sepenuhnya dimiliki anggota keluarga Panigoro menguasai 51,5% saham MEDC dan Diamond Bridge menguasai 21,46%. Sisanya dikuasai investor publik.
Baca Juga
Sedangkan manajemen Medco melalui penjelasan resminya di BEI kemarin menyebutkan bahwa ada sejumlah hal yang mempengaruhi pergerakan harga saham MEDC dalam beberapa hari terakhir. Di antaranya, kenaikan harga minyak biasanya langsung berpengaruh terhadap harga saham perseroan.
Penguatan harga saham MEDC juga dipengaruhi atas tuntasnya IPO saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), karena perseoran betindak sebagai pemegang 20,92% saham tersebut.
Baca Juga
Pergerakan harga saham perseroan juga dipengaruhi atas keberhasilan Medco Power Global beserta mitra konsorsiumnya Pasific Solar Energy Ltd dan Gallan Venture Ltd mendapatkan penunjukan secara bersyarat untuk mengimpor 600 MWp proyek listrik tenaga surya oleh Energi Market Authority of Singapore.

