KAI Pastikan Gunung Megang – Penanggiran Pulih, Angkutan Batu Bara PTBA Normal Lagi
JAKARTA, investortrust.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang melaporkan jalur kereta api Gunung Megang - Penanggiran sudah pulih. Dengan pulihnya jalur tersebut pengiriman batu bara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dari Tanjung Enim dipastikan normal kembali.
Sebelumnya, jalur tersebut lumpuh akibat robohnya girder pada proyek pembangunan jalan layang Bantaian di Desa Panang Jaya, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Namun sejak Jumat (8/3/2024) akhir pekan lalu, jalur ini sudah bisa dilalui dengan kecepatan terbatas.
Baca Juga
Terkait Kabar Delisting dari Bursa Singapura, Japfa Ltd Buka Suara
Disebutkan, kereta api pertama yang melintas adalah KA 3032 KA Babaranjang dari Tanjung Enim Baru menuju Tarahan melalui jalur hulu.
Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan, saat ini jalur kereta api Gunung Megang - Penanggiran sudah berangsur normal, setelah jalur hulu dan jalur hilir selesai dievaluasi tanggal 9 Maret lalu.
“Saat ini jalur hulu sudah dapat dilalui dengan kecepatan 60 km/jam dan jalur hilir 40 km/jam setelah dilakukan normalisasi,” imbuhnya.
Kecepatan selanjutnya akan ditingkatkan secara bertahap apabila perbaikan jalur telah dilakukan sesuai standar kecepatan yang ditentukan.
Baca Juga
Laba Bukit Asam (PTBA) Turun 51,58% Jadi Rp 6,1 T, Meski Produksi Meningkat
Terkait hal ini, melalui keterangan resmi Rabu, (13/3/2024) Corporate Secretary PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Niko Chandra menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT KAI dan semua pihak yang membantu percepatan perbaikan.
"Kami (PTBA) terus melakukan koordinasi dengan PT KAI dan pihak terkait lainnya untuk percepatan pemulihan jalur, serta memastikan distribusi batu bara dapat berjalan sesuai target yang ditetapkan," kata Niko.
Kemudian, normalisasi dan perbaikan jalur dilanjutkan di jalur hilir di petak jalan tersebut. PT KAI pihaknya memastikan bahwa proses evakuasi terus berlanjut dan berjalan lancar. (CR-5)

