WIKA Serap PMN Rp 6 Triliun lewat Skema Rights Issue, Simak Jadwal Lengkapnya
JAKARTA, investortrust.id – Emiten konstruksi pelat merah, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) akan merealisasikan rencana penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu tahap II (PMHMETD II) atau rights issue.
Aksi korporasi ini dilakukan dalam rangka menyerap dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 6 triliun yang digelontorkan pemerintah.
Perseroan telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta restu pemegang saham terkait aksi korporasi ini pada 12 Januari 2024.
Berdasarkan prospektus Perseroan disebutkan, WIKA akan menawarkan sebanyak 92,24 miliar saham baru seri B dengan nilai nominal Rp 100 setiap saham. Perseroan belum menentukan rasio rights issue tersebut termasuk harga pelaksanaannya.
Baca Juga
Gagal Bayar Sukuk Rp 184 Miliar, Rating Wijaya Karya (WIKA) Dipangkas
Sebagai catatan, saat ini pemegang saham utama Perseroan adalah Negara Republik Indonesia. Di mana Negara Republik Indonesia memiliki 1 saham Seri A Dwiwarna dan 5,83 miliar saham Seri B.
“Negara Republik Indonesia akan melaksanakan HMETD yang menjadi porsinya dalam PMHMETD II ini melalui penambahan penyertaan modal negara yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2024 sebagaimana ditetapkan kembali dalam Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2024,’’ demikian dikutip dari prospektus Perseroan, Selasa (23/01/2024).
Disebutkan, HMETD ini dapat diperdagangkan dan dilaksanakan selama 5 hari kerja, mulai tanggal 21 Maret 2024 sampai dengan tanggal 28 Maret 2024. HMETD yang tidak dilaksanakan hingga tanggal akhir periode tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi. Adapun pencatatan saham baru seri B hasil pelaksanaan HMETD akan dilakukan di Bursa Efek pada tanggal 21 Maret 2024.
Disebutkan pula bahwa pemegang saham Perseroan yang tidak melaksanakan HMETD yang ditawarkan sesuai porsi sahamnya, akan mengalami dilusi maksimal 91,14%.
Baca Juga
Pertamina NRE Gandeng Hitachi Energy, Siap Kembangkan Teknologi Konservasi Energi
Terkait penggunaan dana hasil rights issue, seluruhnya setelah dikurangi biaya-biaya emisi, dialokasi sebesar Rp 6 triliun yang diterima dari Republik Indonesia melalui Penyertaan Modal Negara akan digunakan untuk modal kerja penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sisanya akan digunakan untuk modal kerja proyek Perseroan dan/atau refinancing utang.
Berikut jadwal lengkap rights issue PT Waskita Karya Tbk:
Tanggal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa: 12 Januari 2024
Tanggal Efektif Pernyataan Pendaftaran HMETD: 5 Maret 2024
Tanggal Terakhir Perdagangan Saham Dengan HMETD (Cum-Right)
- Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 15 Maret 2024
- Pasar Tunai: 19 Maret 2024
Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD (Ex-Right)
- Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 18 Maret 2024
- Pasar Tunai: 20 Maret 2024
Tanggal Terakhir Pencatatan (Recording Date) untuk memperoleh HMETD: 19 Maret 2024
Tanggal Distribusi HMETD: 20 Maret 2024
Tanggal Pencatatan HMETD di BEI: 21 Maret 2024
Periode Perdagangan HMETD: 21 – 28 Maret 2024
Periode Pelaksanaan HMETD: 21– 28 Maret 2024
Periode Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD: 25 Maret – 2 April 2024
Tanggal Terakhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan: 2 April 2024
Tanggal Penjatahan Pemesanan Saham Tambahan: 3 April 2024
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan: 4 April 2024.

