Rights Issue Harita Nickle (NCKL) bisa Capai Rp 21,9 T, Bagaimana Dampaknya?
JAKARTA, investortrust.id – PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickle berpotensi meraup dana senilai Rp 21,9 triliun dari rencana pelaksanaan rights issue dan private placement saham. Masuknya dana segar dan investor strategis diharapkan menciptakan potensi pertumbuhan kinerja lebih kuat ke depan.
Analis Samuel Sekuritas Indonesia Juan Harahap dan Haikal Putra Samsul mengatakan, berdasarkan hasil analyst meeting NCKL terungkap bahwa aksi korporasi private placement dan right issue perseroan bertujuan untuk memperkuat bisnis inti melalui ekspansi dan investor strategis baru.
Baca Juga
Rancang Private Placement dan Rights Issue, Harita Nickle (NCKL) Ingin Akuisisi Ini
Perseroan berniat menggelar private placement sebanyak 10% dari modal ditempatkan dan disetor dan right issue mencapai 30% dari modal ditempatkan dan disetor. Manajemen menyebut aksi korporasi tersebut akan menjadi peluang untuk memperkuat posisi NCKL di industri baterai kendaraan listrik melalui penjajakan perluasan kapasitas melalui penambahan kepemilikan di smelter ONC.
Terkait investor strategis baru, Samuel Sekuritas menyebutkan, manajemen perseroan menyebutkan investor strategis merupakan perusahaan komoditas dan tidak dimiliki oleh pihak asal Tiongkok. Aksi tersebut akan direalisasikan setelah mendapat persetujuan pemegang saham pada RUPSLB 15 Maret 2024.
“Dengan asumsi Rp 870 per saham, NCKL berpotensi meraup dana Rp 21,9 triliun dari right issue dan private placement, dengan potensi dilusi masing-masing sebesar 23,1% dan 9,1%,” tulis riset tersebut.
Dalam jangka pendek, Samuel Sekuritas menyebutkan, aksi korporasi ini mungkin menekan EPS perseroan, namun akan membantu meningkatkan laba bersih perseroan dalam jangka panjang berkat tambahan pendapatan dari smelter ONC.
Baca Juga
“Aksi korporasi ini juga mungkin merupakan pilihan yang lebih baik demi investor strategis. Kami yakin private placement akan menjadi pilihan yang lebih baik bagi NCKL, karena membyuka kesempatan bagi NCKL untuk mendapat porsi saham yang cukup untuk masuknya investor strategis yang mungkin akan sulit dilakukan melalui right issue,” terangnya.
Meski private placement dan rights issue berdampak positif bagi perseroan, Samuel Sekuritas justru memangkas turun target harga saham NCKLdari Rp 1.500 menjadi Rp 1.200 per saham. Pemangkasan target tersebut mempertimbangkan penurunan harga NPI. Harga NPI telah turun drastis dari rata-ratanya di 2023 mencapai US$ 13.950/ton menjadi US$ 11.256 per ton dalam dua bulan pertama tahun 2024. Penurunan dipicu atas kelebihan pasokan.
Estimasi Kinerja Keuangan NCKL
Sumber: Samuel Sekuritas

