IHSG Rawan Koreksi, Intip Rekomendasi Saham BRI Danareksa Berikut
JAKARTA, investortrust.id – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini, Kamis (19/10/2023).
Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyebut, asumsi pelemahan pasar saham mengacu pada gerak IHSG pada perdagangan kemarin, di mana penguatan IHSG tertahan area supply dan resisten MA 20.
Baca Juga
“IHSG masih berpeluang melanjutkan penurunan setelah sebelumnya membentuk pattern double top. Terutama jika IHSG turun di menembus support 6.839,” tulis Tim Riset BRIDS yang dikutip, Kamis (19/10/2023).
Baca Juga
Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed dengan support di 6.895 dan resisten 6.973.
Berikut saham pilihan BRIDS hari ini:
PT Essa Industries Indonesia Tbk ESSA - Trading Buy
Last Price : 660 - 865
Trend sideways, berpotensi memasuki bullish trend jika berhasil breakout 770. Tunggu konfirmasi harga breakout 745 untuk melakukan pembelian. Batasi kerugian jika harga turun di bawah support 675.
PT Adaro Energy Indonesia Tbk ADRO - Trading Buy
Trading Range : 2,550 - 3,100
Posisi harga saat ini mulai menguji resisten 2840 disertai dengan kenaikan volume cukup signifikan, jika ditembus harga berpotensi melanjutkan penguatan ke resisten berikutnya di 3100.
PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk INKP - Trading Buy
Trading Range : 9,600 - 11,850
Trend bullish, harga baru memantul dari area demand dan masih berpotensi melanjutkan penguatan ke resisten 11800 selama trend masih bullish.
PT PP London Sumatera Plantation Tbk LSIP - Sell
Trading Range : 874 - 1,015
Trend bearish, harga mulai menembus support 960 dan masih berpotensi melanjutkan pelemahan menuju support berikutnya di 875.
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk TOWR - Sell
Trading Range : 870 - 975
Trend bearish, rebound sudah tertahan resisten MA 20 di 965 dan berpotensi melanjutkan pelemahan ke support 870.
PT Astra Agro Lestari Tbk AALI - Sell
Trading Range : 6,400 - 7,550
Trend bearish, harga mulai menembus support 7050 dan masih berpotensi melanjutkan pelemahan menuju support berikutnya di 6400.

