IHSG Melesat 3% ke Atas 5.000 Pagi Ini, Semua Sektor Saham Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (5/11/2026), melompatlebih dari 150 poin (3,05%) menjadi 5.065. Penguatan didukung kenaikan seluruh sektor saham.
Lompatan tertinggi dicatatkan saham sektor material dasar mendekati 5%, sektor enerig 1,86%, sektor konsumer non primer 1,98%, sektor industry 2,64%. Begitu juga dengan saham sektor keuangan 1,65%, energi, teknologi, dan infrastruktur menguat lebih dari 1%.
Baca Juga
4 Ekonom Ini Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 5-5,28% di Kuartal III-2026, Ini Pendorongnya
Lompatan tersebut juga dipengaruhi kenaikan pesat saham big cap penentu IHSG, seperti BBCA, BBRI, BMRI, AMMN, MDKA, TINS, hingga ANTM. Lompatan juga melanda saham EMAS, BRMS, DEWA, hingga ASII.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu saham MKNT naik 33,33% menjadi Rp 32, BELL naik 27,27% menjadi Rp 70, YUPI naik 24,73% menjadi Rp 1.135, AIMS naik 24,50% menjadi Rp 940, dan UVCR menguat 21,66% menjadi Rp 191.
Kemarin, IHSG ditutup berbalik menguat 15,48 poin (0,32%) menjadi 4.919 disertai dengan investor asing akhirnya mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 257,94 miliar, terbanyak BBCA senilai Rp 133,28 miliar, ANTM mencapai Rp 53,16 miliar, dan ASII senilai Rp 35,60 miliar.
Baca Juga
Kenaikan IHSG kemarin ditopang penguatan sejumlah saham big cap, seperti BBCA, BBRI, dan BMRI. Kenaikan juga didukung saham ASII, ANTM, BRIS, hingga ICBP. Kenaikan didukung penguatan sejumlah sektor saham berikut, seperti material dasar naik 0,91%, sektor konsumer non primer naik 0,22%, dan keuangan naik 0,17%.
Adapun lima saham berhasil catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BOBA naik 34,59% menjadi Rp 214, MKNT naik 33,33% menjadi Rp 24, AIMS menguat 24,79% menjadi Rp 755, TMPO menguat 24,79% menjadi Rp 292, dan YUPI naik 24,66% menjadi Rp 910.
