RUPSLB Sinar Terang (MINE) Setujui Penjaminan Aset hingga Angkat Direktur Baru
JAKARTA, investortrust.id – PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE), emiten jasa penunjang pertambangan dan penggalian lainnya, meraih restu pemegang saham untuk menjaminkan aset dengan nilai melebihi 50% dari kekayaan bersih. Persetujuan tersebut diberikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 4 November 2026.
Penjaminan aset tersebut dilakukan untuk mendukung fasilitas pembiayaan sindikasi yang akan digunakan perseroan dalam memenuhi kebutuhan pendanaan, pengadaan alat berat, hingga pembiayaan kembali (refinancing) fasilitas pinjaman eksisting.
Direktur MINE Ade Irawan mengatakan bahwa fasilitas pembiayaan sindikasi menjadi salah satu langkah strategis perseroan dalam mengelola kebutuhan pendanaan sekaligus memperkuat kegiatan operasional.
Baca Juga
IHSG Berpeluang Lanjutkan Technical Rebound, Saham BBCA hingga PGAS Layak Dilirik
Menurut dia, fasilitas tersebut juga akan mendukung optimalisasi pelaksanaan kontrak baru maupun kontrak yang sedang berjalan. “Fasilitas pembiayaan sindikasi ini akan menjadi salah satu instrumen penting bagi perusahaan dalam mengelola kebutuhan pendanaan dan memperkuat operasional. Melalui fasilitas ini, kami akan memaksimalkan pelaksanaan kontrak baru sekaligus memperkuat pekerjaan pada kontrak eksisting,” ujar Ade dalam keterangan resmi, Rabu (4/11/2026).
Fasilitas pembiayaan sindikasi tersebut difasilitasi oleh PT Bank KB Indonesia Tbk dan PT Bank SMBC Indonesia Tbk sebagai lead arrangers. Adapun penggunaan fasilitas pinjaman tersebut mencakup pengadaan alat berat baru, pemenuhan kebutuhan pembiayaan perseroan sesuai ketentuan dalam dokumen fasilitas, serta refinancing atas fasilitas pembiayaan eksisting yang sebelumnya digunakan untuk mendanai belanja modal alat berat.
Angkat Direktur Baru
Selain menyetujui penjaminan aset dengan nilai lebih dari 50% kekayaan bersih, RUPSLB MINE juga menyetujui pengangkatan Holmes Siringoringo sebagai direktur baru perseroan.
Holmes resmi menjabat sebagai Direktur MINE terhitung sejak penutupan RUPSLB. Sebelumnya, dia menduduki posisi chief financial officer (CFO) perseroan. Manajemen berharap perubahan susunan direksi tersebut dapat memperkuat fundamental perusahaan sekaligus menyelaraskan strategi pengelolaan usaha dengan agenda pertumbuhan perseroan.
Baca Juga
“Pengangkatan direktur baru ini diharap akan semakin memperkuat kinerja perseroan. Fokus kami adalah membangun fundamental usaha yang semakin sehat dengan meningkatkan kinerja keuangan guna mendukung ekspansi yang berkelanjutan,” kata Ade.
Dengan keputusan RUPSLB tersebut, susunan direksi dan dewan komisaris MINE untuk masa jabatan yang berlaku sejak 4 November 2026 menjadi sebagai berikut:
Dewan Direksi:
- Direktur Utama: Ivo Wangarry
- Direktur: Arabella Engelita Sumendap
- Direktur: Ade Irawan
- Direktur: Holmes Siringoringo
Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama: Sinjo Jefry Sumendap
- Komisaris Independen: Hendra Susanto
