IHSG Terjerembah 67 Poin, Sebaliknya Saham SHID dan CGAS Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/1/2023), ditutup anjlok sebanyak 67,04 poin (0,91%) menjadi 7.283,58. Nilai penurunan ini merupakan yang terbesar dalam lima hari transaksi terakhir.
IHSG bergerak dalam rentang 7. 275,17-7.393,13. Meski ditutup turun, posisi indeks masih berada di atas level penutupan akhir tahun lalu 7.272.
Baca Juga
Premi Tugu Insurance (TUGU) Melesat, Begini Katalis dan Prospeknya
Penurunan IHSG dipicu atas pelemahan sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor material dasar 2,18%, saham sektor infrastruktur 0,90%, sektor transportasi 0,66%, consumer non primer 0,77%, dan sektor teknologi 0,64%.
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor properti 0,51%, sektor kesehatan 0,22%, sektor keuangan 0,08%, dan sektor consumer primer 0,07%.
Di tengah pelemahan IHSG, kedua saham ini justru berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Hotel Sahid Jaya Tbk (SHID) melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 245 (25%) menjadi Rp 1.225 dan saham PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (SGAS) naik Rp 84 (24,85%) menjadi Rp 422.
Baca Juga
Tekan Kredit Macet Capai 12,58%, Investree Terapkan Langkah Ini
Penguatan juga melanda saham PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) menguat Rp 23 (26,444%) menjadi Rp 110, PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) naik Rp 165 (23,40%) menjadi Rp 870, dan PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) menguat Rp 105 (16,94%) menjadi Rp 725.
Sebaliknya penurunan melanda saham sektor PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI), PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT), PT Duta Anggada Realty Tbk (DART), PT Inter Delta Tbk (INTD), dan PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR).

