Nawasena Teken Akuisisi 66,58% Saham Idea Indonesia (IDEA), Jadi Pengendali Baru
JAKARTA, investortrust.id – PT Nawasena Nugra Investama telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat (PJBS) untuk mengakuisisi sebanyak 707,32 juta atau setara dengan 66,58% saham PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA).
Berdasarkan keterbukaan informasi IDEA, perjanjian tersebut ditandatangani pada Senin (2/11/2026) oleh manajemen Nawasena selaku calon pengendali baru bersama Eko Desriyanto dan PT Idea Asia Investama sebagai penjual saham IDEA.
Baca Juga
Margin Pakan Tertekan, Mirae Asset Ungkap Prospek Saham CPIN
Dalam PJBS tersebut, Nawasena berencana mengambil alih 707,32 juta saham IDEA yang dimiliki kedua penjual. Penyelesaian transaksi akan dilakukan setelah seluruh persyaratan dan ketentuan yang diatur dalam perjanjian terpenuhi. Namun demikian, pengumuman tersebut tidak mengungkap harga pembelian saham tersebut.
“Dengan rampungnya transaksi tersebut, Nawasena akan menjadi pengendali baru IDEA. Selanjutnya, Nawasena wajib melaksanakan penawaran tender wajib (mandatory tender offer) kepada pemegang saham lainnya sesuai aturan OJK,” tulis pengumuman remsi perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini.
Seluruh tahapan pengambilalihan, termasuk penawaran tender wajib, akan dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya regulasi di bidang pasar modal.
Baca Juga
IHSG Bisa Rebound Teknikal Hari Ini, Tiga Saham Dipimpin INDF Layak Dipantau
Rencana akuisisi IDEA oleh Nawasena sebelumnya telah diumumkan pada September 2026. Dalam pengumuman tersebut, Nawasena menyampaikan bahwa pengambilalihan 66,58% saham IDEA bertujuan mendukung ekspansi dan pengembangan kegiatan usaha calon pengendali baru.
Di tengah perkembangan rencana akuisisi tersebut, saham IDEA mencatatkan penguatan signifikan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan data perdagangan BEI, harga saham IDEA telah melonjak lebih ari 47% menjadi Rp 218 dalam sebulan terakhir. Adapun kenaikan dalam tiga bulan terakhir telah mencapai 257%.
