Nawasena Nugra Negosiasi Akuisisi 66,58%Idea Indonesia Akademi (IDEA) 66,58%
JAKARTA, investortrust.id – PT Nawasena Nugra Investama tengah bernegosiasi untuk mengakuisisi sebanyak 66,58% saham PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA). Akuisisi bertujuan untuk ekspansi dan pengembangan usaha pengendali.
IDEA dalam pengumuman resminya di Jakarta, Rabu (16/9/2026) menyebutkan bahwa Nawasena Nugra berencana mengakuisisi sebanyak 707,32 juta saham IDEA atau setara dengan 66,58% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Nawasena Nugra akan membeli saham IDEA dari Eko Desriyanto dan PT Idea Asia Investama, selaku pemegang saham pengendali IDEA.
Baca Juga
Peluang Kenaikan Bunga Fed Menguat, Yield Obligasi AS 10-Tahun Tembus 5%
Rencana pengambilalihan IDEA dilakukan untuk mendukung rencana Nawasena Nugra untuk ekspansi dan mengembangkan kegiatan usaha. Namun, proses transaksi tersebut masih berada dalam tahap negosiasi. Pembeli dan penjual masih melakukan pembahasan secara langsung terkait rencana akuisisi, termasuk sejumlah aspek transaksi yang belum mencapai kesepakatan final.
Beberapa hal yang masih dalam pembahasan mencakup nilai akhir transaksi dan jadwal penyelesaian akuisisi. Sampai dengan tanggal pengumuman informasi tersebut, Nawasena Nugra Investama belum memiliki saham IDEA, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Baca Juga
Soal Penetapan Tersangka Nusron Wahid, KPK: Tunggu Saja Perkembangannya
Apabila Rencana Pengambilalihan diselesaikan, Nawasena Nugra akan menjadi pengendali baru IDEA. Setelah itu, pengendali baru akan menggelar penawaran tender wajib sesuai dengan ketentuan di pasar modal. Penawaran tender wajib akan dilakukan dengan tetap mengacu dan tunduk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk peraturan di bidang pasar modal.
Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham IDEA telah melambung sebanyak 50% menjadi Rp 93 dalam sebulan terakhir. Sedangkan year to date (ytd), saham yang ditransaksikan di papan akselerasi ini masih mengalami penurunan sebanyak 4%.
