Usai Lepas Komut TRIN, Rahayu Saraswati Jadi Wakil Komut Victorai Care (VICI)
JAKARTA, investortrust.id - PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) mengangkat Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai Wakil Komisaris Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Kamis, (29/10/2026).
Sebelumnya Rahaju telah resmi mundur dari posisinya sebagai komisaris utama PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN)/ Selain Rahayu, RUPSLB VICI menyetujui pengangkatan Firman Parulian Sitanggang dan Antar M.T. Sianturi sebagai Komisaris Independen. Ketiga komisaris tersebut akan efektif menjabat sejak penutupan rapat.
Dengan perubahan tersebut, susunan Dewan Komisaris VICI terdiri atas Billy Hartono Salim sebagai Komisaris Utama, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai Wakil Komisaris Utama, Luhur Iwan Hernadi sebagai Komisaris, serta Firman Parulian Sitanggang dan Antar M.T. Sianturi sebagai Komisaris Independen.
Baca Juga
Rahayu Saraswati Mundur dari Komut Triniti Land (TRIN), Masih Genggam 3,92% Saham
Direktur Utama VICI Sumardi Widjaja mengatakan, perubahan susunan dewan komisaris ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola perusahaan dan mendukung keberlanjutan kinerja perseroan.
“Bergabungnya ketiga anggota baru dalam jajaran Dewan Komisaris diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi penguatan tata kelola perusahaan serta mendukung langkah strategis Perseroan dalam mencapai visi dan misi PT Victoria Care Indonesia Tbk ke depannya,” kata Sumardi dalam keterangan tertulisnya Kamis, (29/10/2026).
Rahayu merupakan anggota DPR RI periode 2024–2029 sekaligus Wakil Ketua Komisi VII DPR RI. Pengalamannya di bidang kebijakan publik dan industri diharapkan dapat mendukung strategi pengembangan bisnis VICI, termasuk ekspansi ke pasar internasional.
Baca Juga
Net Sell Jumbo Rp 1,07 Triliun, Pemodal Asing Obral BBCA hingga BUMN Ini
Sementara itu, Firman membawa pengalaman di bidang medis sebagai Ketua Departemen Radiologi RSUP Prof. I.G.N.G. Ngoerah sejak 2018 dan mantan Kepala Departemen Radiologi Universitas Udayana. Keahliannya diharapkan mendukung pengembangan lini bisnis kesehatan perseroan.
Adapun Antar merupakan mantan Auditor Utama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta dosen Universitas Pakuan sejak 2018. Pengalamannya di bidang audit, pengendalian internal, dan manajemen risiko diharapkan memperkuat pengawasan perusahaan, terutama dalam pengembangan bisnis baru.
Founder sekaligus Komisaris Utama Victoria Care Indonesia Billy Hartono Salim mengatakan, susunan Dewan Komisaris baru disesuaikan dengan arah pengembangan bisnis perseroan. “Perseroan memandang bahwa setiap anggota Dewan Komisaris memiliki keunggulan, pengalaman, dan jaringan di bidangnya masing-masing. Dengan sinergi dari ketiga anggota Dewan Komisaris, Perseroan berharap dapat memperkuat fungsi pengawasan sekaligus memperoleh perspektif dan masukan strategis yang mendukung pengembangan bisnis,” ujar Billy.
