Ancora Indonesia (OKAS) Balik Untung US$2,45 Juta hingga Kuartal III-2026, EBITDA Melonjak Segini
JAKARTA, investortrust.id – PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) mencatatkan perbaikan kinerja keuangan pada sembilan bulan pertama 2026. Emiten bahan kimia dan bahan peledak untuk pertambangan ini membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$2,45 juta, berbalik positif dibandingkan rugi US$5,01 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan kinerja hingga 30 September 2026, OKAS membukukan pendapatan konsolidasian sebesar US$121,49 juta, relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, pendapatan pada kuartal III-2026 meningkat 14% dibandingkan kuartal sebelumnya. Perbaikan kinerja juga terlihat pada laba bruto dan EBITDA. Laba bruto konsolidasian mencapai US$30,92 juta, meningkat 8% secara kuartalan. Sementara itu, EBITDA tercatat sebesar US$19,32 juta, tumbuh 27% dibandingkan kuartal sebelumnya.
Baca Juga
Kredit dan Efisiensi Jadi Katalis, Target Saham Bank Mandiri (BMRI) Direvisi Naik!
Selain perbaikan kinerja keuangan, OKAS memiliki katalis pertumbuhan dari perolehan kontrak baru jasa peledakan pertambangan. Perseroan telah mengantongi dua kontrak baru untuk kegiatan peledakan tambang terbuka dengan nilai total sekitar US$ 60 juta yang berlangsung hingga 2029 dan 2030.
Katalis pertumbuhan lainnya berasal dari pembangunan Pabrik Booster di Handil, Kalimantan Timur. Proyek tersebut masih berjalan sesuai jadwal dan ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal II-2027. Pabrik Booster akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan internal perseroan sekaligus mendukung penjualan kepada pihak ketiga, termasuk pasar ekspor. Kehadiran fasilitas ini diharapkan memperkuat integrasi vertikal dan membuka peluang pertumbuhan bisnis dalam jangka menengah.
Baca Juga
BEI Keluarkan Saham HSC dari IHSG, Kapitalisasi Pasar Tetap Dihitung
Direktur Utama Ancora Indonesia Resources Ratno “Ale” Paskalis Hendrawan mengatakan, perseroan menutup kuartal III-2026 dengan perbaikan kinerja yang berlanjut sejak kuartal II. “OKAS menutup kuartal III 2026 dengan perbaikan kinerja. Perseroan membukukan Pendapatan sebesar US$ 121,49 juta atau stabil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada kuartal III, Laba Bruto dan EBITDA masing-masing tumbuh 8% dan 27% secara kuartalan, melanjutkan tren pertumbuhan yang telah dimulai sejak kuartal II,” ujar Ale.
Manajemen memandang prospek Ancora hingga akhir 2026 dan sepanjang 2027 tetap positif. Pertumbuhan diharapkan ditopang oleh aktivitas pertambangan nasional yang terjaga serta perluasan pasar amonium nitrat ke sektor di luar pertambangan, termasuk pertanian.
