Peluang Pelemahan IHSG Tetap Terbuka, Hindari JKON, ENRG, dan BRMS
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/11/2023), berpotensi bergerak konsolidasi dengan peluang penugatan tipis. Namun demikian potensi pelemahan tetap terbuka selama IHSG belum berhasil menembus level resisten 6.900.
Baca Juga
Prajogo Pangestu dari Sopir Angkot hingga Lompatan Kekayaan Jadi US$ 20,2 Miliar
IHSG kemarin ditutup rebound sebanyak 34,12 poin (0,50%) menjadi 6.838,23, seiring lompatan harga saahm PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 466,89 miliar di seluruh pasar.
Sedangkan bursa saham Wall Street ditutup melemah dengan penurunan paling dalam melanda indeks Nasdaq sebanyak 0,94%, indeks S&P500 melemah 0,81%, dan indeks Dow Jones turun 0,65%.
Baca Juga
Valuasi Termurah, Mansek Rekomendasikan Beli Mitratel (MTEL)
Terkait saham pilihan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan trading buy saham MYOR dengan target harga Rp 2.550-2.850, AMRT dengan perkiraan pergerakan Rp 2.780 – 3.100, dan saham TBIG dengan perkiraan pergerakan Rp 1.980 – 2.300.
Sebaliknya tiga saham yang layak dihindari dengan rekomendasi diberikan sell, yaitu saham JKON dengan perkiraan pergerakan Rp 85 – 100, saham ENRG dengan perkiraan pergerakan Rp 200-228, dan saham BRMS dengan pergerakan pergerakan Rp 167-191.

