Net Sell Berlanjut Rp 1,29 Triliun, Saham Bank Dipimpin BBCA Kembali Diobral
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing melanjutkan aksi jual bersih (net sell) saham senilai Rp 1,29 triliun, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/10/2026), ditutup melesat 51,35 poin (0,95%) menjadi 5.439.
Net sell terbanyak melanda saham bank, seperti BBCA mencapai Rp 766,98 miliar, BBRI senilai Rp 346,82 miliar, BBNI sebanyak Rp 101,25 miliar, GOTO sebanyak Rp 79,24 miliar, dan BRIS mencapai Rp 60,17 miliar.
Baca Juga
Di Sidang Kabinet, OJK Terima Kasih ke Danantara Bantu Pemulihan Pasar Modal
Sebaliknya lima saham dengan pembelian bersih (net buy) terbanyak melanda saham TRUK senilai Rp 130,50 miliar, ENRG mencapai Rp 111,74 miliar, dan NATO mencapai Rp 110,27 miliar. Net buy ketiga saham ini didominasi transaksi di pasar negosiasi. Net buy lainnya disumbangkan DSSA mencapai Rp 69,29 miliar, dan ASII senilai Rp 46,12 miliar.
Terkait kenaikan tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham, sektor industry naik 3,12%, energi naik 2,48%, konsumer primer naik 3,13%, sektor infrastruktur naik 1,91%, sektor transportasi menguat 1,59%, sektor property naik 0,71%, material dasar naik 0,74%, konsumer non primer menguat 0,98%, sektor teknologi menguat 0,46%, sektor keuangan naik 0,14%, dan sektor kesehatan menguat, 0,09%.
Baca Juga
Raih Pembiayaan ORIX, Indogula Jayabaya Bidik Jadi Pabrik Gula Merah Terbesar di Indonesia
Sejalan dengan penguatan tersebut, beberapa saham berikut catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham WMUU naik 33,33% menjadi Rp 36, TOBA menguat 25% menjadi Rp 520, FAST naik 25% menjadi Rp 380, PTSP naik 25% menjadi Rp 2.250, KONI naik 24,91% menjadi Rp 1.680.
ARA juga melanda saham ASLI sebanyak 24,83% menjadi Rp 362, IRSX menguat 24,77% menjadi Rp 272, SEMA menguat 24,67% menjadi Rp 374. Meski tak ARA, saham berikut catatkan kenaikan lebih dari 20%, yaitu ANDI, FIRE, BUVA, MKNT, dan TCPI.
Kemarin, IHSG ditutup menguat 59,55 poin (1,12%) menjadi 5.387 disertai dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 1,49 triliun. Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu BBCA senilai Rp 624,61 miliar, TLKM senilai Rp 332,23 miliar, dan BBRI mencapai Rp 257,92 miliar.
