Venteny Fortuna International Perkuat Direksi Demi Pemulihan Aset
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) menegaskan kembali langkah strategis dalam menguatkan jajaran direksi perseroan. Inisiatif ini diambil guna merespons perkembangan dan dinamika organisasi secara berkelanjutan, sekaligus menindaklanjuti keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang telah disahkan pada 17 Juni 2026 lalu.
Melalui penyegaran struktur ini, VTNY telah resmi mengangkat Drs. Hosea Sanjaya sebagai Wakil Presiden Direktur dan Tri Ismardiko Widyawan sebagai Direktur Teknologi.
Jajaran baru tersebut melengkapi formasi kepemimpinan perseroan bersama Junichiro Waide yang menjabat sebagai Presiden Direktur sejak penawaran umum perdana (IPO) pada 15 Desember 2022, serta Kaleb Solaiman selaku Direktur Keuangan sejak 18 Juni 2025.
Corporate Secretary PT Venteny Fortuna International Tbk Grand Yustitia Wirawan menjelaskan bahwa penambahan jajaran direksi ini memegang peranan krusial dalam mengawal penanganan dan pelaksanaan tindak lanjut Hasil Audit Keuangan dan Investigasi Khusus periode 2023–2024. Hasil audit independen tersebut sebelumnya telah diselesaikan pada 9 Maret 2026.
"Penguatan struktur direksi melalui penunjukan Wakil Presiden Direktur dan Direktur Teknologi ditujukan khusus untuk mengawal serta memastikan pelaksanaan tindak lanjut atas hasil audit keuangan dan investigasi khusus periode 2023–2024. Kepemimpinan baru ini diamanahkan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi pemulihan aset perusahaan serta menerapkan tindakan korektif operasional," ujar Grand dalam keterangan yang diterima, Sabtu (17/10/2026).
Sejak berlakunya susunan direksi baru per 17 Juni 2026, perseroan terus memacu penguatan organisasi dan efisiensi tata kelola usaha. Langkah ini diwujudkan lewat penerapan manajemen sumber daya manusia (SDM) berbasis kinerja (meritokrasi), optimalisasi struktur organisasi, hingga pelaksanaan berbagai inisiatif strategis guna meningkatkan efisiensi dan mendukung pemulihan aset Perseroan.
Baca Juga
Perkuat B2B Financial Service dan Super App, Venteny (VTNY) Bukukan Pendapatan Rp 105,8 Miliar
Grand menambahkan bahwa proses transformasi ini menuntut penyesuaian budaya kerja internal yang menjunjung tinggi profesionalisme, produktivitas, dan akuntabilitas. Oleh karena itu, kesiapan serta adaptasi seluruh jajaran SDM terhadap standar kerja baru menjadi hal yang mutlak dibutuhkan.
Sebagai perusahaan publik dengan pemegang saham pengendali berbasis di Jepang, VTNY memegang teguh komitmen untuk selalu beroperasi secara profesional dan transparan. Perseroan senantiasa mematuhi seluruh regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bursa Efek Indonesia (BEI), sekaligus berupaya maksimal untuk melindungi kepentingan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).
"Siaran pers ini kami terbitkan sebagai wujud keterbukaan informasi penting dari perseroan, guna menyajikan informasi yang transparan, akurat, dan berimbang bagi publik serta seluruh pemangku kepentingan," pungkas Grand.
