Ekspansi ke Afrika, ITSEC Asia (CYBR) Gandeng Perusahaan Teknologi Pantai Gading
JAKARTA, investortrust.id – PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) memperluas ekspansi bisnis internasional ke Afrika dengan menggandeng Société de Gestion et de Concept en Informatique (SGCI), perusahaan teknologi asal Pantai Gading. Kemitraan ini ditujukan untuk memperkuat layanan keamanan siber bagi institusi publik dan operator infrastruktur kritis di negara tersebut.
Kerja sama ITSEC Asia dan SGCI ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) pada Senin (12/10/2026). ITSEC Asia menjalin kemitraan melalui anak usahanya, ITSEC Services Asia Pte. Ltd., sebagai langkah awal memasuki pasar Afrika.
Melalui kemitraan ini, emiten berkode saham CYBR tersebut membuka peluang untuk memperluas jangkauan bisnis di tengah meningkatnya kebutuhan keamanan digital. Kedua perusahaan menargetkan pengembangan kerja sama dalam proyek operasi keamanan siber berskala nasional di Pantai Gading.
Baca Juga
Saat IHSG Anjlok 2,59%, Asing Justru Net Buy Rp 128 Miliar, GOTO Paling Diburu
President Director ITSEC Asia Patrick Dannacher mengatakan, organisasi di Pantai Gading membutuhkan kapabilitas keamanan siber yang dapat beroperasi secara konsisten untuk menghadapi lingkungan teknologi yang semakin kompleks.
“Organisasi di Pantai Gading menghadapi lingkungan teknologi yang semakin kompleks dan membutuhkan kemampuan operasional yang berjalan secara konsisten, bukan sekadar layanan yang diberikan satu kali,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Kebutuhan layanan keamanan siber di Pantai Gading meningkat seiring dengan percepatan transformasi digital di sektor publik dan swasta. Integrasi teknologi informasi, teknologi operasional, serta sistem kendali industri turut memperluas potensi risiko serangan siber terhadap sektor industri dan infrastruktur kritis.
Baca Juga
Dalam kemitraan tersebut, SGCI akan memimpin hubungan dengan klien dan pelaksanaan layanan secara lokal. Sementara itu, ITSEC Asia menyediakan teknologi, keahlian teknis, pelatihan, serta dukungan berkelanjutan bagi tim SGCI.
Managing Director SGCI Cyrille Koffi mengatakan, layanan keamanan siber perlu dijalankan secara lokal dengan tetap mematuhi regulasi nasional. Karena itu, dukungan teknologi dan skala operasional ITSEC Asia akan dimanfaatkan untuk membangun kapabilitas respons keamanan siber yang berdaulat di Pantai Gading.
“Dengan dukungan teknologi dan skala operasional ITSEC Asia, kami membangun kemampuan respons yang berdaulat, dengan sistem yang dihosting dan dioperasikan secara lokal, dimulai dari proyek-proyek tingkat nasional,” kata Cyrille.
