Usai Saham JARR, Haji Isam Gadaikan 2,2 Miliar Saham PGUN ke Bank Mandiri
JAKARTA, Investortrust.id – Pengendali PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), PT Araya Agro Lestari, menggadaikan seluruh kepemilikannya di PGUN kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Jumlah saham yang dijadikan jaminan mencapai 2,2 miliar saham.
Langkah gadai saham oleh pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ini bersamaan dengan gadai saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) oleh PT Eshan Agro Sentosa, telah digadaikan kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Sebanyak 7.997.556.204 saham atau setara dengan 100% dari total kepemilikan PT Eshan Agro Sentosa di JARR telah digadaikan.
Baca Juga
100% Saham Pengendali Jhonlin Agro Raya (JARR) Milik Haji Isam Digadaikan ke Bank Mandiri (BMRI)
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (7/10/2026), gadai saham tersebut merupakan bagian dari pengikatan jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh afiliasi PGUN dari Bank Mandiri. Transaksi tersebut telah dilakukan pada 30 September 2026.
Saham yang dijadikan jaminan mencakup seluruh atau 100% kepemilikan PT Araya Agro Lestari di PGUN, dengan jumlah mencapai 2.205.667.896 saham. PT Araya Agro Lestari merupakan pemegang saham pengendali PGUN yang terffiliasi dengan Haji Isam. Kendati seluruh saham miliknya di PGUN dijadikan jaminan, perseroan menegaskan transaksi tersebut tidak menyebabkan perubahan pengendalian atas PGUN. “PT Araya Agro Lestari tetap menjadi Pengendali yang merupakan kelompok yang terorganisasi Perseroan,” tulis manajemen PGUN dalam keterbukaan informasi.
Perseroan juga menegaskan bahwa transaksi gadai saham tersebut tidak menyebabkan dilusi kepemilikan saham maupun perubahan jumlah modal ditempatkan dan modal disetor PGUN.
Baca Juga
Saham Bayan (BYAN) Rp 26,1 Triliun Berpindah melalui Negosiasi BEI, Haji Isam Resmi Masuk?
Direksi PGUN memastikan transaksi gadai saham tersebut telah dilakukan melalui prosedur yang wajar dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Di lantai bursa kemarin, saham PGUN terpantau melemah 125 poin atau 1,34% ke level Rp9.175 pada penutupan perdagangan sesi II Rabu (7/10/2026). Dalam sepekan, saham PGUN merosot 5,9%, sedangkan dalam sebulan saham tersebut telah melemah 5,41%.
