Kapitalisasi Pasar Cardano Naik 42%, Transaksi Whale ADA Capai Level Tertinggi Sejak Juni
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Kapitalisasi pasar token Cardano (ADA) sempat melonjak 42% sejak 16 September 2026 seiring meningkatnya kembali aktivitas investor besar dan ritel. Kenaikan tersebut turut didorong oleh penguatan harga ADA, perkembangan proyek di jaringan Cardano, serta meningkatnya perhatian investor di media sosial.
Perusahaan analitik blockchain Santiment mencatat transaksi ADA bernilai lebih dari US$100.000 mencapai 413 transaksi dalam satu hari, tertinggi sejak 4 Juni 2026.
Lonjakan aktivitas investor besar tersebut terjadi ketika harga ADA naik dari sekitar US$ 0,19 pada 16 September menjadi US$ 0,27 pada Selasa (6/10/2026) pukul 20.00 WIB. Kondisi ini menunjukkan peningkatan aktivitas dari pemegang aset berskala besar atau whale.
Selain aktivitas transaksi, dominasi sosial ADA juga meningkat menjadi 1,16%, level tertinggi sepanjang 2026. Santiment mengaitkan kenaikan perhatian tersebut dengan reli harga serta sejumlah perkembangan di jaringan Cardano, termasuk peluncuran RealFi di mainnet dan rencana integrasi dengan Fireblocks serta kanal institusional lainnya.
Baca Juga
Wow Harga Bitcoin Tembus US$ 82.300-an Nyaris Rp 1,3 Miliar! Cardano, Doge dan Near Masih Naik Terus
Momentum penguatan ADA juga tercermin di pasar derivatif. Data Santiment menunjukkan open interest ADA meningkat sekitar 25% menjadi US$304 juta pada periode 3-5 Oktober. Angka tersebut merupakan level penutupan harian tertinggi sejak April.
Kenaikan open interest menunjukkan adanya pembukaan posisi baru dan penggunaan leverage, bukan semata-mata akibat penutupan posisi short.
Dalam denominasi jumlah ADA, open interest juga meningkat sekitar 13% pada periode tersebut. Sementara itu, funding rate berbalik dari level paling negatif pada 2 Oktober menjadi positif tak lama kemudian.
Santiment menilai aksi short covering turut berkontribusi terhadap reli ADA, tetapi peningkatan posisi leverage baru menjadi salah satu faktor utama yang menopang pergerakan harga.
Baca Juga
Chang Hard Fork Resmi Meluncur, Cardano Bertransformasi ke Tata Kelola yang Terdesentralisasi
Dari sisi teknikal, analis pasar Giannis Andreou mengatakan ADA masih menguji kembali kisaran harga historis US$0,20-US$0,28 yang sebelumnya berfungsi sebagai area batas bawah pada siklus sebelumnya.
Menurut Andreou, struktur grafik mingguan ADA masih menunjukkan pola lower high, sehingga pembalikan tren belum sepenuhnya terkonfirmasi.
Ia memperkirakan ADA perlu menembus dan mempertahankan area US$0,32-US$0,40 untuk memperkuat momentum pemulihan. Jika berhasil, level berikutnya yang menjadi perhatian berada di sekitar US$0,426, dengan zona suplai lebih luas pada US$0,55-US$0,65.
Sebaliknya, jika ADA mencatatkan penutupan mingguan di bawah US$0,20, tekanan koreksi berpotensi membawa harga menuju kisaran US$0,14-US$0,18. Pergerakan di bawah US$0,14 dinilai dapat membatalkan basis harga lokal yang terbentuk.
Sementara itu, menilik data Coinmarketcap, Rabu (7/10/2026) pukul 06.35 WIB, harga token ADA yang ada di posisi 14 besar secara market cap tengah berada di US$ 0,26 melemah 1,20% dalam sehari, namun menguat 9,26% dalam sepekan.
