Pendiri Cardano dan Ethereum Kecam Taktik Regulasi Kripto Pemerintah AS
JAKARTA, investortrust.id - Para pendiri Cardano dan Ethereum, Charles Hoskinson dan Vitalik Buterin, baru-baru ini mengecam keras pendekatan pemerintah Amerika Serikat (AS) terhadap regulasi kripto. Bahkan, Hoskinson menyerukan agar para pemilih tidak memilih Presiden Joe Biden pada pemilu November 2024.
Dilansir dari Pintu pada Jumat (19/7/2024), Hoskinson menggambarkan politik sebagai 'permainan sebab-akibat', di mana partai politik menggunakan taktik manipulatif untuk meraih kemenangan. Pernyataannya ini muncul setelah pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, mengingatkan para pemilih untuk berhati-hati dalam memilih kandidat yang 'prokripto'.
Pada sebuah postingan blog pada Rabu (17/7/2024), Buterin berpendapat bahwa sikap prokripto seorang kandidat belum tentu mencerminkan nilai-nilai atau niat jangka panjang mereka. Buterin mendesak para pemilih untuk meneliti pandangan kandidat yang lebih luas tentang kebebasan dan teknologi, sebelum melabeli mereka sebagai prokripto.
“Jika Anda melihat seorang politisi ‘prokripto’ hari ini, ada baiknya untuk menggali nilai-nilai dasar mereka, dan melihat pihak mana yang akan mereka prioritaskan jika terjadi konflik. Jika seorang politisi mendukung kebebasan Anda untuk memperdagangkan koin, tetapi mereka tidak mengatakan apa pun tentang topik-topik di atas, maka proses berpikir yang mendasarinya sangat berbeda dari saya (dan mungkin juga Anda),” tulis Buterin.
Putin untuk Hindari Sanksi Ekonomi
Lebih lanjut, Buterin mengungkapkan taktik manipulatif pemerintah yang berusaha mengeksploitasi kripto untuk kepentingan mereka sendiri. Ia mencontohkan Vladimir Putin, yang menggunakan teknologi tersebut untuk menghindari sanksi ekonomi.
Sementara itu, Hoskinson menggemakan sentimen ini dengan menekankan tujuan utama untuk menjauhkan pengaruh pemerintah dari ruang kripto. Ia juga menguraikan taktik intimidasi dan pelecehan yang digunakan pemerintah untuk memaksa para pemimpin industri agar patuh.
Secara keseluruhan, dengan semakin dekatnya pemilu presiden AS November 2024, posisi kripto dalam politik Amerika masih belum pasti. Bentrokan antara pemimpin industri seperti Hoskinson dan Buterin dengan kekuatan regulator semakin memanas, membuat komunitas kripto bertanya-tanya kandidat mana yang benar-benar memiliki kepentingan terbaik mereka.

