Danantara Gelontorkan US$ 250 Juta ke HighPeak (HPK), Bidik Ladang Migas Raksasa AS
JAKARTA, investortrust.id – Danantara Indonesia mulai memperluas jejak investasi energi ke Amerika Serikat dengan menggelontorkan dana US$ 250 juta ke HighPeak Energy, Inc. (NASDAQ: HPK), produsen minyak dan gas bumi yang beroperasi di Permian Basin, salah satu wilayah migas terbesar di AS.
Danareksa menyebutkan bahwa investasi tersebut dilakukan melalui penerbitan saham preferen konvertibel (convertible preferred stocks) dalam beberapa tahap. HighPeak Energy bergerak di bidang akuisisi, pengembangan, eksplorasi, dan eksploitasi minyak dan gas bumi di Permian Basin, wilayah penghasil minyak terbesar di Amerika Serikat.
Melalui investasi ini, DIM lewat ketarangan resminya, Selasa (6/10/2026), menyebutkan bahwa perluasan portofolio energi Indonesia di tingkat global sekaligus menjalankan mandat untuk berinvestasi di sektor-sektor strategis bagi Indonesia. HighPeak Energy akan menggunakan dana investasi tersebut untuk memperkuat struktur permodalan dan fleksibilitas keuangan perusahaan. Dana tersebut juga akan mendukung pengembangan dan pertumbuhan portofolio aset berkualitas HighPeak secara berkelanjutan.
Baca Juga
Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah, Bukti BUMN Bersaing di Pentas Global
Perluasan investasi tersebut akan membawa DIM memasuki bisnis migas Permian Basin, yaitu wilayah penghasil minyak mentah terbesar di Amerika Serikat. Berdasarkan data Badan Informasi Energi Amerika Serikat (U.S. Energy Information Administration), wilayah tersebut menyumbang 48% dari total produksi minyak Amerika Serikat selama 2025.
Sejak 2007, pertumbuhan produksi di Permian Basin terutama didorong penerapan teknik pengeboran horizontal dan rekahan hidrolik atau fracking (hydraulic fracturing). Apabila kondisi reservoir mendukung, teknik tersebut juga dapat diterapkan pada lapangan migas darat yang telah matang untuk meningkatkan produktivitas sumur dan perolehan migas. Hal ini dinilai dapat menjadi model yang relevan bagi Indonesia dalam upaya meningkatkan produksi minyak dan gas bumi domestik.
Usai transaksi diselesaikan, HighPeak Energy juga akan mengembangkan program pelatihan dan penugasan kerja (secondment) bagi tenaga kerja Indonesia. Program tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan kapabilitas serta pertukaran keahlian teknis.
Perlindungan Investasi
Berdasarkan ketentuan investasi, DIM akan memperoleh perlindungan terhadap penurunan nilai investasi. Pada saat yang sama, DIM memperoleh manfaat dari kenaikan nilai ekuitas HighPeak Energy di masa mendatang melalui konversi menjadi saham biasa.
DIM juga memiliki opsi untuk berpartisipasi dalam penawaran saham HighPeak Energy berikutnya melalui penempatan terbatas (private placement). Selain itu, DIM akan menempatkan satu perwakilan di jajaran direksi HighPeak Energy.
Baca Juga
Danantara Dorong Pengembangan Jargas Nasional, Impor LPG Jadi Sorotan
Pandu Sjahrir mengatakan bahwa investasi tersebut sejalan dengan mandat DIM untuk berinvestasi di sektor strategis yang memberikan imbal hasil berkelanjutan dalam jangka panjang sekaligus mendukung kepentingan nasional Indonesia.
“Posisi strategis HighPeak di salah satu pasar hulu minyak dan gas bumi paling maju di dunia menjadikannya peluang investasi yang potensial seiring dengan upaya kami membangun platform investasi yang terdiversifikasi secara global,” kata Pandu.
Menurut dia, kerja sama tersebut diharapkan dapat memfasilitasi transfer pengetahuan yang mendukung pengembangan sektor energi Indonesia sekaligus memperkuat hubungan energi dan ekonomi antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Baca Juga
Perkuat Ketahanan Siber dan AI, Danantara Gandeng Perusahaan Raksasa Prancis Thales
Sementara itu, Presiden dan Chief Executive Officer HighPeak, Michael Hollis, mengatakan HighPeak mengoperasikan portofolio aset berskala besar yang didominasi minyak di Permian Basin. HighPeak meyakini kerja sama dengan DIM akan mengakselerasi pengembangan aset melalui investasi berkelanjutan, termasuk perluasan program pengeboran.
Kemitraan tersebut mempertemukan investor jangka panjang yang memiliki komitmen terhadap pertumbuhan dan penciptaan nilai berkelanjutan. DIM menegaskan komitmennya untuk menjalankan mandat melalui investasi yang disiplin dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi jangka panjang Indonesia. Meski demikian, penyelesaian transaksi investasi US$ 250 juta di HighPeak Energy tetap tunduk pada pemenuhan persyaratan yang berlaku serta kepatuhan terhadap kebijakan terkait.
