IHSG Anjlok 3,28% Pekan Ini, Saham GOTO Jadi Penyumbang Terbesar Net Sell Asing
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan penurunan sebanyak 205 poin (3,28%) menjadi 6.036 sepanjang pekan ini, bahkan sempat menyentuh level terendah baru 5.973 dalam tiga bulan terakhir.
Penurunan tersebut sejalan dengan pelemahan mayoritas saham. Berdasarkan data BEI, sebanyak 559 saham catatkan penurunan. Sisanya 180 saham stagnan dan hanya 224 saham yang torehkan penguatan.
Baca Juga
Berdasarkan data seluruh sektor saham mencatatkan penurunan dahsyat pekan ini. Penyumbang terbesar kejatuhan saham sektor teknologi 12,45%, material dasar turun 5,29%, konsumer primer jatuh 4,82%, infrastruktur melemah 4,31%, property 4%.
Adapun saham dengan penekan utama indeks pekan ini berasal dari kejatuhan saham GOTO hingga 40%, AMMN melemah 10,17%, TLKM turun 6,64%, BRMS melemah 13,64%, BBCA turun 2,4%, BBRI melemah 2,22%, BREN meleah 7,21%, FORU anjlok 54,72%, MORA melemah 6,89%, dan MDKA turun 7,17%.
Net Sell Memuncak
Sejalan dengan penurunan IHSG tersebut, pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 5,03 triliun pekan ini. Nilai tersebut mengalami lompatan dibandingkan net sell saham pekan lalu senilai Rp 3,15 triliun.
Baca Juga
Begini Proyeksi Harga Saham GoTo (GOTO) Usai Lepas dari Jerat ‘Gocap’
Net sell terbanyak melanda saham GOTO senilai Rp 982,76 miliar, UNSP mencapai Rp 899,12 miliar, BMRI senilai Rp 857,04 miliar, TLKM senilai Rp 479,52 miliar, dan BBCA mencapai Rp 346,66 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) terbanyak pekan ini disumbangkan saham EMAS senilai Rp 106,22 miliar, UNTR mencapai Rp 76,18 miliar, DSSA sebanyak Rp 67,93 miliar, ENRG mencapai Rp 67,63 miliar, dan TGUK mencapai Rp 40,60 miliar.
