Politik Kondusif, BKPM Optimistis Target Realisasi Investasi 2024
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia optimistis realisasi investasi tahun 2024 akan tercapai. Hal ini didukung pelaksanaan pemilu yang berjalan kondusif.
Pemerintah sebelumnya menargetkan total investasi tahun 2024 senilai Rp 1.650 triliun. "Target investasi kita Rp 1.650 triliun. Hal ini sebagai syarat untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa di atas 5%," sebut Bahlil.
Baca Juga
Bahlil: Rencana Investasi Hilirisasi Nikel PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 160 Triliun
Dia berharap agar pengumuman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (20/3/2024) mendatang dapat menghasilkan pemenang pemilihan presiden (pilpres) dalam sekali putaran.
Bahlil juga berujar bahwa pelaksanaan pilpres satu putaran sejalan dengan keinginan pelaku pasar serta investor. Hal tersebut didorong oleh faktor keinginan mendapatkan kepastian investasi, seiring dengan transisi pemerintahan.
Bahlil mengajak seluruh pihak untuk tetap menghormati proses rekapitulasi suara yang tengah dilangsungkan oleh KPU.
"Karena kita melihat perbedaannya (suara) jauh sekali, (optimistis sekali putaran) tetapi kita tunggu hasil keputusan KPU," kata Bahlil.
Baca Juga
Sebelumnya, Bahlil mengaku masih mempertimbangkan berbagai faktor sebelum mantap bergerak untuk mencapai target investasi oleh presiden. Terlebih di tengah tantangan pelaksanaan pemilu 2024.
"Dari awal, saya katakan belum bisa pastikan target investasi tahun ini dan tergantung dari kondisi politik," ucap Bahlil dalam Konferensi Pers di Jakarta, Senin (18/3/2024).
Kementerian Investasi/BKPM sendiri berhasil mencatatkan capaian realisasi investasi sebesar Rp 1.418,9 triliun tahun 2023. Angka tersebut terdiri atas penanaman modal asing (PMA) mencapai 52,4% atau sebesar Rp 743,9 triliun dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp 674,9 triliun atau sebesar 47,6%.

