Wapres RI Ma’ruf Amin: Pasar Modal Indonesia Mampu Berkinerja Lebih Cerah di 2024
JAKARTA, investortrust.id – Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin optimistis terhadap kinerja pasar modal lebih cerah sepanjang tahun 2024. Optimisme tersebut ditunjukkan sejumlah tanda-tanda perkembangan ekonomi global dan dalam negeri.
Ekspektasi perbaikan pasar modal didukung sejumlah tanda-tanda berikut, yaitu pertumbuhan ekonomi Indonesia hampir mencapai 5% pada kuartal III-2023. Begitu juga dengan pasar modal Indonesia menunjukkan kinerja positif.
Baca Juga
Amin mengatakan, kinerja positif pasar modal tahun 2023 ditunjukkan stabilitas yang terjaga, kenaikan aktivitas perdagangan, jumlah penghimpunan dana, dan jumlah investor. Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mencatatkan berbagai prestasi.
“Dengan exit strategy dan kebijakan yang tepat, saya meyakini pasar modal Indonesia mampu berkinerja lebih cerah tahun 2024,” terangnya.
Dia melanjutkan, keberhasilan kinerja BEI tidak lepas dari sinergi semula lembaga melalui penguatan layanan dan ekosistem pasara modal Indonesia.
Secara global, dia mengatakan, perekmbangan ekonomi masih bervariasi dengan pertumbuhan yang merosot melanda negara-negara maju. Namun sejumlah agenda global untuk menciptakan wajah baru dunia berjalan lebih baik melalui penguasaan teknologi artifisial, perecepatan transisi negeri, dan pencapaian SGDs.
IHSG sepajang tahun 2023 melesat sebanyak 422,18 poin (6,16%) menjadi 7.272.79. Penguatan tersebut didukung kenaikan saham sektor infrastruktur dengan penguatan hampir 80,75%, disusul saham sektor material dasar 7,51%, dan saham sektor keuangan menguat sebanyak 3,07%.
Baca Juga
RHB Sekuritas Tetapkan 10 Saham Pilihan Teratas Ini, Bagaimana dengan Pilihan Anda?
BEI juga mencatatkan lima saham dengan penopang terbesar terhadap penguatan indeks, yaitu saham PT Barito Renewbles Energy Tbk (BREN), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA).
BEI juga mencatatkan empat saham emiten konglomerasi Prajogo Pangestu masuk dalam daftar 10 saham penyumbang terbesar terhadap kenaikan IHSG sepanjang 2023.

