30 Menit Transaksi Berjalan, IHSG Berbalik ke Zona Merah
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (23/9/2026), berbalik melemah sebanyak 10 poin (0,12%) menjadi 6.267 hanya dalam 30 menit transaksi berjalan. Pembalikan arah tersebut berbanding terbalik dengan pembukaan yang sempat menguat 30 poin (0,48%) menjadi 6.308.
Pembalikan arah dipicu atas pelemahan sejumlah sektor saham, seperti energi, industry, kesehatan, keuangan, infrastruktur, property, teknologi, hingga transportasi. Pelemahan terjadi jelang pengumuman BI Rate siang ini dengan prediksi dipertahankan level 5,75%.BI
Tekanan IHSG juga datang dari pelemahan sejumlah saham big cap, seperti BYAN, TEBE, JARR, BSIM, PTBA, AGAR, hingga saham emiten Prajogo Pangestu, yaitu BREN, TPIA, dan BRPT. Tekanan juga datang dari penurunan saham MLPT dan PANI.
Baca Juga
Prospek Saham Antam (ANTM) Makin Menarik, Target Harga Tembus Rp 4.900
Sebaliknya lompatan harga hingga auto reject atas (ARA) melanda saham, yaitu saham FORU naik 34,09% menjadi Rp 236, WAPO sebanyak 24,81% menjadi Rp 322, NASI naik 24,66% menjadi Rp 364, dan UNSP melesat 24,27% menjadi Rp 256.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 107,69 poin (1,69%) menjadi 6.277 disertai dengan pemodal asing menjual bersih (net sell) saham senilai Rp 131,72 miliar Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 339,42 miliar, TINS mencapai Rp 104,75 miliar, dan BBCA mencapai Rp 101,44 miliar. Kejatuhan IHSG ini dipicu pelemahan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor energi turun 2,76%, sektor industry melemah 2,31%, sektor property 2,01%, dan material dasar 1,96%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor konsumer primer 0,33%.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Hari Ini, Ada AMMN hingga SMGR
Pelemahan indeks juga dipengaruhi kejatuhan beberapa saham big cap, seperti BYAN jatuh 9,71%. Penurunan juga dipicu kejatuhan seluruh saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, BRPT, CDIA, hingga PTRO. Penurunan juga akibat kejatuhan saham AALI, AADI, ITMG, INDY, hingga DSNG.
Sebaliknya tiga saham berikut berhasil catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti FORU naik 34,35% menjadi Rp 176, BPTR menguat 33,78% menjadi Rp 99, dan SAPX naik 24,50% menjadi Rp 376. Meski tak ARA, saham AGAR menguat 22,17% menjadi Rp 2.810, DFAM naik 19,57% menjadi Rp 110, dan STAR naik 15,79% menjadi Rp 440.
