Investor Asing Lepas Saham Rp 2,94 Triliun, 4 Big Bank Jadi Sasaran Utama Pekan Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah sebanyak 100 poin (1,52%) menjadi 6,441 sepanjang pekan ini. Penurunan tersebut memicu menguapnya kapitalisasi pasar (market cap) bursa hingga Rp 180 triliun.
Penurunan indeks pekan ini dipicu hawkish The Fed bersamaan dengan geopolitik Iran yang masih meninggi hingga memicu kenaikan harga minyak dunia di atas US$ 100 per barel. Penurunan indeks pekan ini juga sejalan dengan pelemahan mayorita pasar saham dunia.
Baca Juga
Sedangkan akhir pekan lalu, IHSG Terjun dipicu atas pelemahan mayoritas saham big cap, seperti big bank, saham BMRI anjlok 2,04%, BBNI melemah 2,41%, BBCA turun 0,79%, dan BBRI melemah 0,60%. Kejatuhan juga dipicu penurunan drastic saham JARR sebanyak 14,08%, MORA 5,37%, AMMN melemah 4,49%, dan RATU turun 3,22%. Sebaliknya penahan kejatuhan indeks datang dari lompatan saham BYAN.
Pembalikan arah indeks dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti property 1,44%, sektor industry 1,64%, sektor kesehatan 1,12%, sektor infrastruktur 0,82%, sektor keuangan 0,93%, sektor energi 0,51%, sektor material dasar 0,18%, sektor konsumer primer 0,16%, dan sektor transportasi 0,91%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi 0,27%.
Net Sell Memuncak
Sejalan dengan penurunan IHSG BEI tersebut, pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 2,94 triliun pekan ini. Nilai transaksi tersebut turun dari pekan sebelumnya mencapai Rp 3,36 triliun. Penambahan tersebut menjadikan net sell saham oleh pemodal asing sepanjang year to date (ytd) naik menjadi Rp 74,36 triliun.
Baca Juga
Pemodal asing terpantau kembali gencar melepas saham big bank pekan ini, terbesar BMRI dengan net sell Rp 699,85 miliar, BBCA senilai Rp 631,15 miliar, BBNI senilai Rp 204,38 miliar, dan BBRI mencapai Rp 176,04 miliar. Ada juga BUMI dengan net sell mencapai Rp 178,66 miliar dan ADRO dengan net sell Rp 169,73 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) terbesar pekan ini disumbangkan saham BRMS mencapai Rp 388,09 miliar, ANTM senilai Rp 184,79 miliar, AADI mencapai Rp 160,77 miliar, EMAS mencapai Rp 104,63 miliar, dan SINI senilai Rp 48,72 miliar.
