Tokocrypto Catat Lonjakan Volume Transaksi 64 Kali Lipat pada Semester I 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pedagang aset keuangan digital (PAKD) Tokocrypto mencatat peningkatan aktivitas perdagangan dan jumlah pengguna sepanjang semester I 2026. Tokocrypto mengklaim, volume transaksi melalui layanan over the counter (OTC) melonjak 64 kali lipat dibanding semester II 2025.
Hal yang sama juga terlihat pada segmen pengguna ritel. Tokocrypto mencatat kenaikan referral ritel lebih dari 716%, sementara jumlah pengguna aktif meningkat lebih dari 75% pada periode yang sama.
CEO Tokocrypto Calvin Kizana mengungkapkan, peningkatan aktivitas tersebut menunjukkan semakin kuatnya fondasi bisnis yang dibangun perusahaan sejak berdiri pada 2018.
“Pertumbuhan transaksi dan aktivitas pengguna yang kami catatkan di semester ini membuktikan bahwa fondasi yang kami bangun sejak 2018 semakin kokoh," ujarnya, dalam Tokocrypto Media Gathering, di Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Baca Juga
Lima Exchange Kripto Migrasi ke ICEX Group, Tokocrypto Terbaru
Sejalan dengan peningkatan aktivitas tersebut, lanjut Calvin, basis pengguna Tokocrypto juga terus bertambah. Hingga saat ini, jumlah pengguna terdaftar di platform tersebut telah melampaui 5 juta pengguna.
Menurutnya, Tokocrypto juga terus memperkuat aspek keamanan dan tata kelola dalam mendukung pertumbuhan bisnis. Perusahaan telah mengantongi sertifikasi ISO 27001 dan ISO 27017, juga menerapkan sistem keamanan berlapis dengan pemantauan selama 24 jam.
“Serta verifikasi dua faktor (2FA) dan biometrik, serta secara rutin mempublikasikan proof of reserves,” kata Calvin.
Baca Juga
Dukung Satgas PASTI, CEO Tokocrypto: PAKD Berizin Kunci Perlindungan Konsumen
Ekspansi ke Tokenized Stocks dan AI Trading
Di tengah pertumbuhan transaksi, Tokocrypto juga memperluas produk di luar perdagangan aset kripto konvensional. Salah satu fokus pengembangan perusahaan adalah produk tokenized stocks.
Saat ini, lebih dari 30 saham tokenized telah tersedia di platform Tokocrypto. Jumlah tersebut ditargetkan meningkatkan menjadi lebih dari 75 saham hingga akhir 2026.
Produk tokenized stocks tersebut memberikan akses kepada pengguna untuk mendapatkan eksposur terhadap saham global secara fraksional. Selain itu, perdagangan dapat dilakukan selama 24 jam dalam tujuh hari, dengan aksi korporasi yang relevan tercermin dalam struktur produk.
Tokocrypto juga menyiapkan pengembangan layanan futures trading dan perdagangan berbasis kecerdasan buatan atau AI trading.
SVP Product and Engineering Tokocrypto Dematio mengatakan, pengembangan produk itu dilakukan untuk menjawab kebutuhan trader yang semakin beragam, terutama terhadap kebutuhan likuiditas, fleksibilitas, dan perangkat perdagangan yang lebih canggih.
“Fase berikutnya bukan sekadar soal menambah jumlah pengguna, tapi menghadirkan lebih banyak cara bagi mereka untuk berpartisipasi,” ucapnya.
“Kebutuhan trader semakin sophisticated, mereka mencari liquidity, flexibility, dan trading tools yang lebih advanced, dan itu yang sedang kami bangun lewat tokenized stocks, futures trading, hingga AI trading,” sambung Dematio.
