IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidasi, Tiga Saham Dipimpin ANTM Direkomendasikan Beli
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (18/9/2026), masih berada dalam fase konsolidasi dengan rentang pergerakan 6.390-6.585. Tiga saham berikut, ANTM, ITMG, dan UVCR direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa pergerakan indeks akan dipengaruhi perubahan focus investor terhadap dampak hawkish Fed terhadap Rupiah, yield obligasi, dan foreign flow. The Fed tidak hanya menaikkan suku bunga, tetapi 16 dari 18 pejabat memproyeksikan setidaknya satu kenaikan lagi pada 2026, sehingga target rate akhir tahun mengarah ke sekitar 4,00–4,25%.
Baca Juga
Wall Street Bangkit, Investor Kembali Borong Saham Teknologi
Dari sisi domestik, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa pasar juga akan mencermati arah kebijakan awal Menteri Keuangan Suahasil Nazara, pergerakan harga minyak, dan keputusan BoJ. “Secara teknikal, IHSG masih berada dalam fase konsolidasi setelah breakdown rising wedge dan MA20 6.551, dengan MACD bearish crossover yang menunjukkan momentum belum sepenuhnya pulih,” tulisnya.
Laju IHSG juga akan dipengaruhi lompatan pasar saham Wall Street semalam setelah Dow Jones naik 0,61%. Penguatan pesat melanda indeks S&P500 sebanyak 1,14% dan Nasdaq mencapai 1.69%.
Terkait saham pilihan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham ANTM dengan target harga Rp 3.335-3.390, ITMG dengan target harga Rp 26.900-27.500, dan UVCR dengan target harga Rp 183-196.
Baca Juga
Ketika The Fed Menaikkan Bunga, Seberapa Jauh BI Harus Mengikuti?
Kemarin, IHSG ditutup rebound sebanyak 25,58 poin (0,40%) menjadi 6.462. Rentang pergerakan 6.418-6.500 dengan nilai transaksi Rp 11,51 triliun. Kenaikan tersebut ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti energi menguat 1,17%, material dasar 0,37%, industry 0,82%, konsumer non primer 0,88%, konsumer primer 1,63%, teknologi 0,67%, infrastruktur 0,54%, transportasi 0,62%, property 0,20%, dan keuangan 0,22%.
Sejalan dengan rebound IHSG ini, beberapa saham ini catatkan lompatan harga, seperti AYLS menguat hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 34,69% menjadi Rp 198 dan ASPI naik ARA sebanyak 24,51% menjadi Rp 635. Meski tak ARA, saham ini juga catatkan kenaikan pesat, yaitu TEBE naik 18,73% menjadi Rp 1.965, FILM naik 16,18% menjadi Rp 790, dan SINI naik 16,06% menjadi Rp 16.800.
