IHSG Dibuka Naik 30 Poin Ditopang Semua Sektor Saham, Rebound bakal Berlanjut Sampai Penutupan?
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (17/9/2026), dibuka menguat 30 poin (0,49%) menjadi 6.469. Kenaikan tersebut sejalan dengan penguatan mayoritas pasar saham Asia.
Kenaikan ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor energi, material dasar, industry, konsumer primer, konsumer non primer, keuangan, property, infrastruktur, hingga transportasi. Sebaliknya saham kesehatan turun tipis.
Baca Juga
Horor Saham MD Entertainment (FILM) Anjlok 95% Ytd hingga Masuk HSC, Ada Apa?
Sejalan dengan kenaikan indeks tersebut, beberapa saham berikut catatkan lompatan harga, seperti AYLS naik 22,45% menjadi Rp 180, CINT naik 15,46% menjadi Rp 226, dan MGNA naik 16,58% menjadi Rp236, dan SEMA mengaut 17,09% menjadi Rp 278.
Kemarin, IHSG ditutup kembali melemah mencapai 24,30 poin (0,38%) menjadi 6.436 disertai dengan pemodal asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 624,72 miliar. Net sell terbanyak disumbangkan saham BMRI senilai Rp 238,37 miliar, BUMI mencapai Rp 101,96 miliar, dan BBCA mencapai Rp 57,91 miliar.
Baca Juga
Harga Emas Dunia Turun 1,2% Seusai The Fed Naikkan Suku Bunga
Penurunan dipicu pelemahan sejumlah sektor saham, seperti konsumer primer 1,12%, teknologi 1,13%, infrastruktur 1,39%, property 0,78%,energi 0,62%, keuangan 0,42%, material dasar 0,27%, kesehatan 0,24%, dan transportasi 0,14%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor industry 0,91% dan konsumer non primer 0,11%,
Meski IHSG ditutup berbalik melemah, tiga saham berikut masih kokoh pertahankan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu MGNA naik 34,46% menjadi Rp 199, UANG naik 24,93% menjadi Rp 4.210, dan VISI naik 24,88% menjadi Rp 1.280.
