IHSG Terbang 4% Sejam Jelang Penutupan, Semua Sektor Saham Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (8/4/2026), melesat sebanyak 283 (4,03%) menjadi menjadi 7.253 jelang sejam penutupan pasar.
Lompatan tersebut sejalan dengan kenaikan signifikan seluruh indeks pasar saham Asia setelah disepaktai gencatan senjata AS-Iran selama dua minggu. Begitu juga dengan pasar saham Eropa dibuka melambung dan indeks future Dow Jones naik.
Baca Juga
Risiko Geo Politik Membayangi, Target Harga Saham Indofood CBP (ICBP) Dipangkas
Kenaikan pesat tersebut juga diukung lompatan harga seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar melambung 7,51%, sektor industry naik 5,27%, sektor infrasruktur 4,94%, sektor teknologi 4%, sektor consumer primer naik 3,68%, sektor properti 3,42%, sektor energi 3,01%, dan sektor transportasi 3,15%.
Lompatan indeks tersebut juga ditopang penguatan harga saham emiten big cap, seperti BBCA, BREN, BBRI, BYAN, AMMN, DSSA, TPIA, BMRI, hingga BRPT. Lompatan juga melanda saham ASII, BBNI, dan EMAS.
Sedangkan saham dengan kenaikan harga paling pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham RMKO menguat 25% menjadi Rp 535, SOTS naik 24,84% menjadi Rp 955, ROCK melesat 24,94% menjadi Rp 2.480, OASA naik 24,39% menjadi Rp 306, TRUK naik 24,79% menjadi Rp 292.
Baca Juga
Isu Tarif Kapal US$ 2 Juta di Selat Hormuz, Kemenlu RI: Belum Ada Informasi Spesifik
Kemarin, IHSG melemah sebanyak 18,4 poin (0,26%) menjadi 6.971 disertai dengan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,77 triliun. Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 371,50 miliar, BBRI mencapai Rp 364,30 miliar, dan ANTM senilai Rp 306,78 miliar.
Pelemahan kemarin dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor industry 2,63%, consumer non primer 0,99%, consumer primer 0,70%, teknologi 0,96%, dan transportasi 1,35%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor infrastruktur, keuangan, dan energi.
Meski IHSG kembali merosot, sejumlah saham berikut melesat, tiga saham naik hingga auto reject atas (ARA), yaitu PMJS naik 34,92% menjadi Rp 151, IFSH naik 25% menjadi Rp 2.800, dan MEGAS naik 24,72% menjadi Rp 5.600.

