IHSG Sesi I Rebound 22,95 Poin, Tiga Saham Dipimpin UANG Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (16/9/2026), ditutup naik sebanyak 22,95 poin (0,36%) menjadi 6.484. Rentang pergerakan 6.445-6.535 dengan nilai transaksi Rp 5,63 triliun.
Penguatan tersebut ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 1,08%, industry 1,89%, material dasar 0,65%, konsumer non primer 0,50%, konsumer primer 0,04%, property 0,49%, transportasi 0,42%. Sebaliknya penurunan melanda saham keuangan, teknologi, infrastruktur, dan kesehatan.
Baca Juga
Penerimaan Negara dari Freeport Bisa Tembus Rp 120 Triliun, Naik Tajam Mulai 2027
Di tengah penguatan tersebut, tiga saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu UANG naik 24,93% menjadi Rp 4.210, TIFA naik 24,84% menjadi Rp 382, dan KOPI naik 24,75% menjadi Rp 252. Kenaikan juga melanda saham DPUM sebanyak 21,74% menjadi Rp 168, RONY naik 18,42% menjadi Rp 1.575, dan BYAN naik 15,44% menjadi Rp 11.775.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 73,54 poin (1,13%) menjadi 6.4461,15 disertai dengan penjualan bersih (net sell) saham oleh investor asing senilai Rp 349,27 miliar. Net sell saham terbanyak melanda lima saham BMRI senilai Rp 282,92 miliar, BBRI senilai Rp 99,94 miliar, dan BBNI mencapai Rp 95,85 miliar.
Baca Juga
2.400 Unit LRT City Mandek, Bos Adhi Karya (ADHI) Minta Maaf dan Ungkap Biang Keroknya
Penurunan indeks tersebut dipicu atas kejatuhan sejumlah saham big cap, yaitu saham BYAN anjlok 8,11% hingga penurunan 4 saham big bank. Penurunan juga dipicu pelemahan mayoritas sektor saham, seperti sektor keuangan turun 1,36%, energi 1,27%, industry 1,56%, dan property 1,03%.
Meski IHSG terjungkal, sejumlah saham berikut cetak lompatan harga yang mengesankan, yaitu DEFI melesat 34,95% menjadi Rp 139, CCSI naik 24,86% menjadi Rp 442, dan VOKS naik 24,62% menjadi Rp 324. Kenaikan juga melanda saham ALKA sebanyak 18,88% menjadi Rp 7.400, TRJA menguat 18,85% menjadi Rp 145, dan SEMA naik 18,78% menjadi Rp 234.
