IHSG Berbalik Rebound 30 Poin Terdorong Lompatan Saham Bayan (BYAN)
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (16/9/2026), berbalik menguat sebanyak 30 poin (0,47%) menjadi 6.492 hanya dalam lima menit transaksi dibuka. Penguatan ini berbanding terbalik dengan pembukaan dengan penurunan tipis 7,24 poin (0,11%) menjadi 6.453,91.
Rebound tersebut ditopang penguatan sejumlah saham big cap, seperti BYAN melesat 14,22%, PGUN naik 2,65%, AMMN menguat 1,98%. Penguatan juga didukung kenaikan tipis saham big bank, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.
Baca Juga
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat dicatatkan saham TIFA naik 24,84% menjadi Rp 382, KOPI naik 18,81% menjadi Rp 240, DPUM menguat 17,39% menjadi Rp 163, OBMD naik 15,84% menjadi Rp 234, dan BYAN melesat 14,46% menjadi Rp 11.675.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 73,54 poin (1,13%) menjadi 6.4461,15 disertai dengan penjualan bersih (net sell) saham oleh investor asing senilai Rp 349,27 miliar. Net sell saham terbanyak melanda lima saham BMRI senilai Rp 282,92 miliar, BBRI senilai Rp 99,94 miliar, dan BBNI mencapai Rp 95,85 miliar.
Baca Juga
Dua Katalis Positif Adaro Andalan (AADI), Harga Sahamnya Bakal Kembali Cetak ATH?
Penurunan indeks tersebut dipicu atas kejatuhan sejumlah saham big cap, yaitu saham BYAN anjlok 8,11% hingga penurunan 4 saham big bank. Penurunan juga dipicu pelemahan mayoritas sektor saham, seperti sektor keuangan turun 1,36%, energi 1,27%, industry 1,56%, dan property 1,03%.
Meski IHSG terjungkal, sejumlah saham berikut cetak lompatan harga yang mengesankan, yaitu DEFI melesat 34,95% menjadi Rp 139, CCSI naik 24,86% menjadi Rp 442, dan VOKS naik 24,62% menjadi Rp 324. Kenaikan juga melanda saham ALKA sebanyak 18,88% menjadi Rp 7.400, TRJA menguat 18,85% menjadi Rp 145, dan SEMA naik 18,78% menjadi Rp 234.
