Investor Asing Net Sell Rp 3,36 Triliun, Sebaliknya BBRI Justru Diborong Rp 190,28 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing mencatatkan penjualan (net sell) saham mencapai Rp 3,36 triliun sepanjang pekan ini. Aksi jual tersebut sejalan dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 95,09 poin (1,43%) menjadi 6.541.
Net sell saham pekan ini berbanding terbalik dengan pekan sebelumnya dengan torehan pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 2,30 triliun. Net buy terbanyak disumbangkan saham BBRI Rp 1,43 triliun, BBCA mencapai Rp 824,81miliar, dan BMRI senilai Rp 713,45 miliar.
Baca Juga
‘Data Center’ RI Jadi Katalis Indosat (ISAT), BRI Danareksa Pasang Target Rp 3.430
Terkait net sell saham pekan ini terbesar disumbangkan saham BBCA mencapai Rp 1,48 triliun, VICI senilai Rp 1,24 triliun melalui pasar negosiasi, TPIA mencapai Rp 356,30 miliar, CPIN senilai Rp 355,82 miliar, dan ISAT sebanyak Rp 293,61 miliar.
Adapun net buy saham terbanyak pekan ini disumbangkan ANTM mencapai Rp 693,30 miliar, AADI senilai Rp 407,09 miliar, PTBA sebanyak Rp 322,55 miliar, BBRI mencapai Rp 190,28 miliar, dan ERAA mencapai Rp 93,69 miliar.
Baca Juga
Bayan Resources (BYAN) Ditawar US$ 3 Miliar, IAW Ingatkan Hak Investor Publik
Terkait penurunan IHSG BEI sepanjang pekan ini sebanyak 1,43%, dipicu atas kejatuhan sejumlah saham big cap berikut. Di antaranya saham BBCA melemah 5,6%, BYAN turun 10,51%, BBRI melemah 3,54%, DSSA melemah 6,78%, BBNI turun 4,82%, dan BRMS melemah 5,59%.
Tekanan IHSG pekan ini juga dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti sektor teknologi 3,14%, consumerprimer 3,17%, property 2,62%, keuangan 1,54%, infrastruktur 1,33%, dan consumer primer 1,32%. Adapun sektor saham dengan kenaikan pekan ini adalah industry, kesehatan, material dasar, dan transportasi.
