Bitcoin vs Zcash, Grayscale Ungkap Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Ditambang
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Bitcoin masih menjadi jaringan dengan skala penambangan terbesar, tapi dalam hal efisiensi dan potensi pendapatan bagi penambang individu, Zcash justru dinilai lebih menarik.
Temuan tersebut diungkap Grayscale Research dalam analisis terbaru yang membandingkan ekonomi penambangan Bitcoin (BTC) dan Zcash (ZEC), dikutip dari BeInCrypto, Sabtu (12/9/2026).
Research Director Grayscale Zach Pandl mengungkapkan, penambangan Bitcoin secara keseluruhan menghasilkan sekitar US$ 35 juta per hari dari imbalan penambangan. Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan penambang Zcash yang menghasilkan sekitar US$ 2 juta per hari.
Perbedaan tersebut terutama disebabkan skala jaringan Bitcoin yang jauh lebih besar, termasuk dari sisi hashrate dan jumlah mesin yang beroperasi. Namun,gambaran tersebut berubah ketika perbandingan dilakukan pada tingkat penambang individu.
Grayscale memperkirakan satu mesin penambang Zcash tipikal dapat menghasilkan pendapatan harian sekitar dua kali lipat dibandingkan mesin Bitcoin yang sebanding. Keunggulan Zcash semakin terlihat jika dihitung berdasarkan konsumsi energi. Menurut Grayscale, penambangan Zcash dapat menghasilkan pendapatan sekitar empat kali lebih besar per megawatt-hour (MWh) dibandingkan penambang Bitcoin.
Dalam kondisi tertentu, tingkat pengembalian tersebut bahkan disebut dapat melampaui pendapatan dari sejumlah layanan cloud untuk kecerdasan buatan (AI) dan high-performance computing (HPC).
Baca Juga
Dana Institusi Masih Mengalir ke Bitcoin Meski Harga Tertekan
Harga ZEC Dongkrak Ekonomi Penambang
Salah satu faktor utama yang mendorong tingginya pendapatan penambangan Zcash adalah kenaikan harga ZEC. Harga ZEC menembus level US$ 1.000 pada 4 September 2026 untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade. Setelah itu, harga ZEC terus bertahan di sekitar US$ 1.177, dengan kenaikan hampir 15% dalam sepekan.
Kenaikan harga tersebut turut menarik lebih banyak kapasitas penambangan ke jaringan Zcash.
Berdasarkan metrik hashrate yang telah distandardisasi, aktivitas penambangan Zcash telah meningkat lebih dari 2,5 kali lipat sepanjang 2026.
Kondisi ini menciptakan dinamika yang saling memperkuat. Imbal hasil mining yang lebih menarik mendorong masuknya lebih banyak daya komputasi. Bertambahnya daya komputasi kemudian memperkuat keamanan jaringan dan berpotensi meningkatkan minat investor terhadap aset tersebut.
Baca Juga
Zcash Naik 2.700% dalam Setahun, Kini Masuk Jajaran 10 Besar Aset Kripto
Bitcoin dan Zcash Tak Bisa Dibandingkan Secara Langsung
Meski demikian, Grayscale menekankan bahwa perbandingan Bitcoin dan Zcash tidak sepenuhnya sederhana. Kedua jaringan menggunakan perangkat keras penambangan yang berbeda. Bitcoin menggunakan mesin ASIC yang dioptimalkan untuk algoritma SHA-256, sedangkan Zcash menggunakan perangkat yang dioptimalkan untuk algoritma Equihash.
Artinya, penambang tidak dapat begitu saja mengalihkan mesin Bitcoin ke jaringan Zcash ketika mining ZEC terlihat lebih menguntungkan, atau sebaliknya. Selain itu, angka yang digunakan Grayscale merupakan pendapatan (revenue), bukan keuntungan bersih (net profit).
Profitabilitas aktual tetap bergantung pada sejumlah faktor, antara lain biaya listrik, harga perangkat keras, sistem pendingin, biaya pemeliharaan, serta tingkat kesulitan penambangan jaringan.
Dengan demikian, keunggulan pendapatan Zcash saat ini belum otomatis berarti setiap penambang ZEC memperoleh keuntungan lebih besar dibandingkan penambang Bitcoin.
Di sisi lain, meningkatnya aktivitas penambangan menunjukkan bahwa pelaku industri mulai merespons perbedaan ekonomi tersebut.
Minat terhadap Zcash juga mendapat dukungan dari meningkatnya eksposur investasi. Grayscale sebelumnya mengonversi Zcash Trust menjadi exchange traded fund (ETF) spot bernama ZCSH yang tercatat di NYSE Arca pada 25 Agustus 2026. Dalam waktu kurang dari dua pekan setelah pencatatan, ETF tersebut telah mengumpulkan aset lebih dari US$ 500 juta.
Melirik data CoinMarketCap, pada Sabtu (12/9/2026) pukul 10.55 WIB, harga Bitcoin berada pada level US$ 77.250,11 atau meningkat 0,61% dalam 24 jam terakhir dan menurun 2,97% dalam sepekan belakangan. Sementara Zcash, berada di harga US$ 1.132,56 atau naik 6,30% dalam 24 jam terakhir dan tumbuh 10,44% dalam seminggu terakhir.
