Emiten Hapsoro (RATU) Buka-Bukaan Soal Dividen, Besarannya Bakal Terus Naik?
JAKARTA, investortrust.id – Emiten milik Happy Hapsoro, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), menegaskan komitmennya untuk terus membagikan dividen kepada para investor. Bahkan, perseroan mengisyaratkan bahwa besaran dividen ke depan akan terus diupayakan meningkat.
Direktur Utama RATU Sumantri, menyampaikan bahwa besaran dividen, baik dari sisi dividend payout ratio (DPR) maupun nilai nominalnya, akan tetap mempertimbangkan kinerja akhir tahun serta kebutuhan pendanaan perseroan untuk ekspansi.
Baca Juga
Laba Melesat 313%, Vale (INCO) Pertimbangkan Dividen Interim?
"Secara (jangka) pendek, para investor jangan khawatir, kita berkomitmen untuk membayar dividen. Besarannya berapa diusahakan selalu meningkat, diusahakan selalu meningkat," ujar Sumantri dalam konferensi pers Public Expose Live 2026 secara virtual, Kamis (10/9/2026).
Menurut Sumantri, perseroan akan menyeimbangkan pembagian dividen kepada investor dengan kebutuhan dana untuk mendukung ekspansi dan pertumbuhan bisnis. "Jadi, kita akan mencoba mencari titik optimum, di mana pembagian dividen misalnya punya kenaikan, di sisi lain kita juga punya ruang yang cukup untuk melakukan pertumbuhan," katanya.
Ia menambahkan, komitmen pembagian dividen tersebut berjalan beriringan dengan upaya RATU untuk memperkuat ekuitas. Terlebih, perseroan baru saja mendapatkan persetujuan untuk melakukan penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.
Baca Juga
IHSG Ditutup Anjlok 1,33%, Seluruh Sektor Saham Dipimpin Energi Jatuh
Sebagai gambaran rekam jejaknya, pada 10 Juni 2026 lalu, RATU telah memutuskan pembagian dividen tunai sebesar US$ 7,03 juta atau setara dengan Rp 122,17 miliar. Dividen tersebut setara dengan Rp 45 per saham dan telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Dari sisi kinerja keuangan, pada tahun 2025 RATU membukukan laba bersih sebesar US$ 15,2 juta. Capaian laba bersih tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 8,9% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
