Net Sell Melanda Rp 438,87 Miliar, Sebaliknya Saham ANTM, BBRI, hingga INDY Tetap Diincar Investor Asing
JAKARTA, investortrust.id –Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 438,87 miliar, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (9/9/2026), sebanyak 8,24 poin (0,12%) menjadi 6.678,20.
Meski net sell melanda, investor asing terpantau masih agresif memborong atau net buy saham ANTM senilai Rp 373,93 miliar, BBRI mencapai Rp 164,52 miliar, AADI mencapai Rp 149,40 miliar, PTBA senilai Rp 85,16 miliar, dan INDY sebanyak Rp 80,25 miliar.
Baca Juga
Lewat 2 Strategi Ini, BNI (BBNI) Optimistis Bisa Capai Target Pertumbuhan Kredit 10% di 2026
Sebaliknya lima saham dengan torehan net sell terbanyak disumbangkan saham BBCA sebanyak Rp 638,62 miliar, BMRI sebanyak Rp 166,36 miliar, CPIN mencapai Rp 142,49 miliar, ASII senilai Rp 68,61 miliar, dan TPIA mencapai Rp 67,32 miliar.
Pelemahan tersebut juga dipicu atas kejatuhan seluruh saham big bank, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Sebaliknya saham penahan IHSG dari kejatuhan datang dari AADI naik 5,96%, AMMN menguat 5,14%, TINS menguat 4,55%, INDY melesat 11,03%, hingga PTBA naik 3,33%.
Penurunan IHSG juga dipengaruhi kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti sektor consumer primer turun 1,23%, sektor kesehatan turun 1,33%, keuangan 0,57%, property 0,85%, teknologi 0,96%, dan consumer non primer 0,39%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor industry 0,95%, energi 0,76%, material dasar 0,85%, infrastruktur 0,42%, dan transportasi 2,41%.
Baca Juga
Warga Usia 17 Tahun Bakal Otomatis Punya Rekening dengan Saldo Rp 50.000
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat sepanjang hari ini, yaitu DPUM menguat 34,62% menjadi Rp 140, SAPX naik 24,43% menjadi Rp 326, ESTI naik 22,84% menjadi Rp 199, KOKA naik 20,22% menjadi Rp 214, dan MSJA menguat 17,74% menjadi Rp 730.
Kemarin, IHSG ditututup melesat 66,77 poin (1,01%) menjadi 6.686 disertai dengan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 398,12 miliar, terbanyak saham BBCA mencapai Rp 269,69 miliar dan BBRI sebanyak Rp 177,12 miliar.
Sejalan dengan penguatan indeks tersebut, sejumlah saham ini catatkan lompatan harga mengesankan, yaitu POLA naik 34,62% menjadi Rp 70, ASPI menguat 25% menjadi Rp 505, dan SHID naik 25% menjadi Rp 850. Meski tak ARA, saham SOHO menguat 20,71% menjadi Rp 1.820 dan PPRI naik 20,71% menjadi Rp 204.
