TelkomProperty Optimalkan 3.010 Aset, 50% Sudah Berhasil Di-leverage
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Graha Sarana Duta (TelkomProperty) terus mendorong optimalisasi aset properti TelkomGroup untuk meningkatkan produktivitas, menciptakan efisiensi operasional, dan memberikan kontribusi yang lebih optimal dari setiap anak perusahaan.
Direktur Utama TelkomProperty Didit Sulistyo mengatakan, saat ini, TelkomProperty mengelola sebanyak 3.010 aset yang tersebar di berbagai lokasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 50% aset telah berhasil dioptimalisasi.
Baca Juga
Telkomsel Tak Khawatir Saham GOTO "Gocap", Investasi Berorientasi Jangka Panjang
“TelkomProperty tengah melakukan leveraging terhadap 3.010 aset yang dikelola di berbagai lokasi dengan sekitar 50% telah berhasil dioptimalisasi,” ujar Didit dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9/2026).
Dalam proses optimalisasi tersebut, TelkomProperty terbuka terhadap peluang pemanfaatan aset oleh berbagai pihak, termasuk calon mitra eksternal. Pemanfaatan dilakukan melalui mekanisme bisnis yang wajar dan proporsional secara business to business (B2B) dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola dan peraturan yang berlaku. Leveraging asset tersebut juga dilakukan melalui PT Telkom Landmark Tower (TLT), anak usaha TelkomProperty yang bertindak sebagai pengelola gedung Graha Merah Putih (GMP).
Direktur Utama TLT Suratman mengatakan, optimalisasi aset merupakan bagian dari leveraging asset yang telah berjalan dalam proses bisnis perusahaan. TLT terus berupaya memastikan produktivitas aset agar dapat memenuhi kebutuhan TelkomGroup maupun mitra dan tenant eksternal secara maksimal.
“Sebagai salah satu entitas pengelola aset proper di lingkungan TelkomGroup, optimalisasi aset merupakan bagian dari langkah leveraging asset yang sudah berjalan dalam proses bisnis kami. Tentunya, kami akan selalu berupaya memastikan produktivitas aset untuk dapat melayani kebutuhan TelkomGroup maupun mitra dan tenan eksternal lainnya dengan maksimal,” kata Suratman.
Baca Juga
Terkait rencana pemanfaatan dan penyewaan ruang di Graha Merah Putih oleh Badan Gizi Nasional (BGN), Suratman menegaskan, proses tersebut masih berada dalam tahap negosiasi dan pembahasan lebih lanjut. “Rencana pemanfaatan dan penyewaan ruang di Graha Merah Putih oleh Badan Gizi Nasional (BGN) saat ini masih dalam proses negosiasi dan pembahasan lebih lanjut serta dikoordinasikan dengan pihak terkait,” ujar Suratman.
Menurut dia, TelkomProperty dan TLT tetap berkomitmen menjaga kepastian serta keberlangsungan operasional para tenant yang saat ini berada di gedung tersebut. “Setiap proses juga akan dilakukan secara tertib dan terukur,” tutup Suratman.
