IHSG Sesi I Turun Tipis, Tapi Lima Saham Ini Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (22/1/2024), ditutup melemah 8,65 poin (0,12%) menjadi 7.218,75. IHSG Bergerak dalam rentang 7.194,95-7.240,25 dengan nilai transaksi Rp 4,69 triliun.
Penurunan indeks dipengaruhi atsa koreksi sebagian besar saham, seperti saham sektor energi melemah 1,17%, sektor industry 0,79%, sektor material dasar 0,75%, sektor teknologi 0,71%, dan sektor konsumer nonr primer 0,23%. Sedangkan dua saham emiten Prajogo Pangestu, BREN dan TPIA, berhasil melesat.
Baca Juga
BFIN Rajai Pembiyaan NDF, Target Harga Sahamnya masih Tinggi!
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor infrastruktur 0,80%, sektor properti 0,63%, sektor keuangan 0,35%, sektor konsumer primer 0,14%, dan sektor transportasi 0,25%.
Meski IHSG melemah, kelima saham berikut torehkan lompatan harga, yaitu saham PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) naik Rp 30 (27,78%) menjadi Rp 138, saham PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) menguat Rp 40 (27,78%) menjadi Rp 184, PT Hotel Sahid Jaya Internasional Tbk (SHID) menguat Rp 330 (13,47%) menjadi Rp 2.780, PT Casclez Worwide Indonesia Tbk (CASH) naik Rp 10 (9,62%) menjadi Rp 114, dan PT Manggung Polahraya Tbk (MANG) naik Rp 7 (9,33%) menjadi Rp 82.
Sebaliknya lima saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA), PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS), PT NFX Indonesia Tbk (NFCX), PT Pulau Subur Tbk (PTPS), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
IHSG akhir pekan lalu ditutup terkoreksi sebanyak 25,57 poin (0,35%) menjadi 7.227,40. Pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) sebanyak Rp 401,84 miliar.
Baca Juga
Saham BBTN dari Berlanjutnya Kenaikan Harga hingga Diburu Investor Asing
Net sell terbanyak melanda saham PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp 110,28 miliar, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp 82,56 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 65,77 miliar.
Sebaliknya bursa saham Wall Street akhir pekan lalu melesat dengan kenaikan tertinggi dicatatkan indeks Nasdaq menguat 1,70% ke level tertinggi baru sepanjang masa 15.310,97. Begitu juga dengan indeks S&P500 menguat 1,23% dan Dow Jones melesat 1,05%.

